SYL Merasa Terhina dalam Persidangan: Semestinya Negara Beri Penghargaan Kepada Saya
Senin, 24 Juni 2024 - 18:49 WIB
loading...
Mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menilai proses persidangan kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Kementan membuat dirinya terhina. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menilai proses persidangan kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Kementan membuat dirinya terhina. Ia pun mengaku telah tertekan dengan adanya proses peradilan tersebut.
Hal itu diungkapkan SYL saat bersaksi untuk terdakwa Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan nonaktif Muhammad Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementan nonaktif Kasdi Subagyono di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2024).
"Saya ingin menyampaikan bahwa saya merasa di persidangan ini begitu terhina, merasa sangat tertekan dengan apa yang ada dari perjalanan persidangan selama 19 kali itu Yang Mulia," tutur SYL.
Dari pengamatan persidangan, SYL merasa heran dengan para terdakwa lainnya, yakni Muhammad Hatta dan Kasdi Subagyono yang sangat baik sebelum adanya perkara itu. "Aneh, karena selama ini mereka begitu dekat saya sebagai bapaknya. Sekarang semua menuding saya Yang Mulia," tutur SYL.
Hal itu diungkapkan SYL saat bersaksi untuk terdakwa Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan nonaktif Muhammad Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementan nonaktif Kasdi Subagyono di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2024).
"Saya ingin menyampaikan bahwa saya merasa di persidangan ini begitu terhina, merasa sangat tertekan dengan apa yang ada dari perjalanan persidangan selama 19 kali itu Yang Mulia," tutur SYL.
Dari pengamatan persidangan, SYL merasa heran dengan para terdakwa lainnya, yakni Muhammad Hatta dan Kasdi Subagyono yang sangat baik sebelum adanya perkara itu. "Aneh, karena selama ini mereka begitu dekat saya sebagai bapaknya. Sekarang semua menuding saya Yang Mulia," tutur SYL.
Lihat Juga :