3 Fakta Anggota TNI Membelot Gabung OPM

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:33 WIB
loading...
3 Fakta Anggota TNI...
Danis Murib yang membelot gabung OPM sebelumnya merupakan Anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya. Dia meninggalkan pos sejak 14 April 2024. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Oknum TNI gabung OPM kembali terjadi di tahun 2024. Hal itu terbukti setelah ada prajurit desertir yang tewas dalam operasi TNI saat memburu pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Undius Kogoya.

Komandan Satgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho dalam keterangan tertulis menyebutkan identitas prajurit desertir itu bernama Danis Murib. Oknum TNI yang gabung OPM ini meninggal setelah tertembak oleh pasukan gabungan TNI di Kampung Bibida.

Selain Danis Murib, terdapat pula anggota OPM lain yang tewas dalam baku tembak tersebut. Hal ini sekaligus menambah daftar panjang oknum TNI yang gabung ke OPM.

Baca juga: Karier Militer Richard Tampubolon, Jenderal Kopassus yang Perintahkan Tembak Anggota TNI Pembelot Jadi OPM

Terkait Danis Murib yang membelot ke OPM, telah muncul beberapa fakta yang terungkap. Selain itu, ada pula fakta tentang oknum TNI yang telah membelot ke Organisasi Papua Merdeka.

3 Fakta Menarik TNI Gabung OPM

1. Berpangkat Prajurit Dua

Danis Murib yang telah membelot ke OPM sebelumnya merupakan Tamtama TNI berpangkat Prajurit Dua (Prada). Pangkat ini merupakan yang terendah dalam jajaran pangkat TNI Angkatan Darat.

Danis Murib juga merupakan Anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya, yang tengah melaksanakan tugas operasi militer di Papua.

2. Meninggalkan Pos ada April 2024

Menurut keterangan dari Komandan Satgas Media KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho, "Danis Murib telah melaksanakan Kelana Yudha dengan meninggalkan Pos Moanemani Baru di wilayah Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah, pada tanggal 14 April 2024 pukul 10.20 WIT."

Setelah meninggalkan pos ini Danis tidak kembali lagi, dan diduga sejak saat itulah dirinya telah bergabung dengan OPM.

Baca juga: TNI Tembak Dua Anggota OPM, Salah Satunya Pembelot Prada Danis Murib

3. Tujuh Oknum TNI Membelot ke OPM

Sejak 1970, tercatat tujuh oknum TNI yang membelot ke OPM. Berikut ini nama-nama oknum TNI yang gabung OPM beserta tahun bergabungnya.

- Seth Jafeth Rumkorem, mantan Anggota Kostrad yang gabung OPM tahun 1970-an. Dia dinyatakan meninggal pada 12 Oktober 2010.

- Elieser Awom, mantan Resimen 12 Irian Barat yang gabung OPM tahun 1984. Dia dinyatakan meninggal pada 15 Juni 2018.

- Surabut, mantan anggota TNI dari Batalyon 753 Arfai Manokwari yang gabung OPM tahun 1990-an. Hingga saat ini masih belum banyak informasi tentang dirinya.

- Senat Soll alias Ananias Yalak, mantan anggota TNI yang terlibat dalam jual beli amunisi dengan OPM di Mimika pada tahun 2018 lalu. Dirinya meninggal akibat luka tembak di kaki pada 26 September 2021.

- Lucky Y Matuan alias Lukius, bergabung dengan OPM sejak tahun 2021 lalu. Dia sempat berulah dengan menembaki tempatnya bertugas di Bulapa dan melukai tiga prajurit TNI.

- Yotam Bugiangge, bergabung dengan OPM pada 17 Desember 2021 usai meninggalkan tempatnya bertugas di Kompi C Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

- Danis Murib, bergabung dengan OPM pada April 2024 dan meninggal setelah ditembak oleh tim gabungan bentukan Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Richard Tampubolon 17 Juni 2024.

Itulah beberapa fakta terkait oknum TNI yang membelot dan gabung OPM. Sampai saat ini OPM masih jadi ancaman serius bagi NKRI maupun masyarakat Papua, tak heran jika mereka jadi kelompok yang paling diburu TNI.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Pengadilan Militer Jadwalkan...
Pengadilan Militer Jadwalkan Putusan Kasus Pembunuhan Kacab Bank pada 3 Juni 2026
Keluarga Kacab Bank...
Keluarga Kacab Bank Sesalkan Oditur Tak Tuntut 3 Terdakwa dengan Pasal Pembunuhan Berencana
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Rekomendasi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Berita Terkini
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved