Ridwan Kamil Dinilai Bisa Bawa Coattail Effect pada Pilkada Jawa Barat

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:38 WIB
loading...
Ridwan Kamil Dinilai...
Politikus Partai Golkar Ridwan Kamil (RK) atau akrab disapa Kang Emil dinilai bisa membawa coattail effect atau efek ekor jas bila diusung pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar Ridwan Kamil (RK) atau akrab disapa Kang Emil dinilai bisa membawa coattail effect atau efek ekor jas bila diusung pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024. RK mendapat dua surat tugas untuk Pilkada Jabar dan Jakarta 2024 dari partainya.

“Kami berharap kalau Kang Emil di Jabar dapat memberikan efek ekor jas yang akan menguntungkan para calon kepala daerah Golkar di 27 kabupaten/kota," kata Ketua Pemenangan Pemilu Jawa 1 Partai Golkar M.Q. Iswara dikutip Rabu (19/6/2024).

Beberapa hal menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah karena Pilkada Jakarta cuma diikuti sekitar 8 juta pemilih dan tak ada Pilkada untuk kota dan kabupaten.

Baca juga: Peluang Ridwan Kamil Menang di Pilgub Jakarta Dinilai Kecil

Hal lainnya adalah karena Pilkada Jawa Barat diikuti sekitar 36 juta pemilih dari 50 juta jiwa penduduk, untuk pilkada serentak di 27 kota dan kabupaten. Kendati demikian, dia menuturkan bahwa apa pun keputusan untuk penempatan Kang Emil, semua dikembalikan kepada Airlangga Hartarto dan mekanisme Partai Golkar.

Sebelumnya, peluang Ridwan Kamil menang di Pilgub Jakarta 2024 dinilai kecil. Pria yang akrab disapa RK atau Kang Emil itu diyakini bakal kalah melawan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ridwan Kamil akan lebih bagus, lebih punya potensi menang itu di Jawa Barat," kata Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin, Kamis (13/6/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Rekomendasi
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Berita Terkini
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Infografis
Bahaya Susu Kental Manis...
Bahaya Susu Kental Manis pada Anak, Bisa Picu Stunting
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved