Ridwan Kamil Dinilai Bisa Bawa Coattail Effect pada Pilkada Jawa Barat
Rabu, 19 Juni 2024 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
Karena, kata dia, elektabilitas Ridwan Kamil untuk Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2024 besar. Keuntungan lainnya, lanjut Ujang, RK merupakan petahana alias incumbent. "Punya investasi politik, sudah dikenal, ya Jawa Barat jadi tempat yang cocok untuk dia maju," ungkapnya.
Sedangkan Pilgub Jakarta, menurut Ujang, menjadi tantangan baru bagi Ridwan Kamil. Ujang mengatakan, Ridwan Kamil berkontribusi apa pun buat warga Jakarta.
"Tidak punya potensi investasi politik, maka wajar elektabilitasnya rendah (untuk Pilgub Jakarta, red). Apalagi yang akan jadi lawannya adalah Anies, itu sulit, agak berat," kata Ujang.
Maka itu, dia menilai Pilgub Jawa Barat menjadi tempat paling cocok untuk Ridwan Kamil maju bertarung. Diketahui, berdasarkan hasil survei yang dilakukan SMRC pada 27 Mei-2 Juni 2024, Ridwan Kamil mendapat dukungan tertinggi, yakni 52,2% dalam simulasi pilihan semi terbuka dengan daftar 27 nama calon Gubernur Jabar.
Selanjutnya disusul Dedi Mulyadi dengan raihan 28,9%, Deddy Mizwar 3,8%, Dede Yusuf 1,9%, serta nama-nama lain di bawahnya. Ada 1,4% yang belum menjawab.
Sedangkan Pilgub Jakarta, menurut Ujang, menjadi tantangan baru bagi Ridwan Kamil. Ujang mengatakan, Ridwan Kamil berkontribusi apa pun buat warga Jakarta.
"Tidak punya potensi investasi politik, maka wajar elektabilitasnya rendah (untuk Pilgub Jakarta, red). Apalagi yang akan jadi lawannya adalah Anies, itu sulit, agak berat," kata Ujang.
Maka itu, dia menilai Pilgub Jawa Barat menjadi tempat paling cocok untuk Ridwan Kamil maju bertarung. Diketahui, berdasarkan hasil survei yang dilakukan SMRC pada 27 Mei-2 Juni 2024, Ridwan Kamil mendapat dukungan tertinggi, yakni 52,2% dalam simulasi pilihan semi terbuka dengan daftar 27 nama calon Gubernur Jabar.
Selanjutnya disusul Dedi Mulyadi dengan raihan 28,9%, Deddy Mizwar 3,8%, Dede Yusuf 1,9%, serta nama-nama lain di bawahnya. Ada 1,4% yang belum menjawab.
(rca)
Lihat Juga :