Welfare State dan Subsidi

Selasa, 18 Juni 2024 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Akibatnya, kebijakan yang seharusnya memperbaiki kondisi sosial masyarakat justru terdistorsi atau terabaikan. Lebih lanjut, tujuan kesejahteraan yang diinginkan semakin menjauh dari target yang telah ditetapkan, menyisakan kekecewaan dan ketidakpastian bagi masyarakat yang berharap pada perubahan positif.

Peran Subsidi dalam Welfare State


Selain peran pemerintah, program sosial juga memainkan peran krusial dalam membentuk landasan yang kokoh bagi welfare state. Program sosial bukan hanya merupakan upaya penyokong, tetapi juga simbol dari komitmen untuk memastikan bahwa tidak ada yang terpinggirkan.

Pasalnya, welfare state bukanlah sekadar tentang memberikan bantuan finansial bagi masyarakat yang membutuhkan. Welfare state membawa visi inklusif, di mana setiap warga negara memiliki akses yang adil terhadap layanan dasar seperti pendidikan, perumahan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak. Tujuannya adalah untuk menciptakan masyarakat yang adil, seimbang, dan berkeadilan.

Pasalnya, subsidi seringkali dianggap sebagai instrumen yang efektif dalam mencapai tujuan welfare state. Dengan memberikan bantuan finansial atau harga yang disubsidi, pemerintah berharap dapat memastikan bahwa layanan penting seperti makanan, energi, transportasi, dan perumahan tetap terjangkau bagi mereka yang berpenghasilan rendah atau rentan.

Padahal, subsidi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, subsidi dianggap sebagai alat yang efektif dalam memastikan akses yang lebih merata terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan bagi warga negara yang membutuhkan. Subsidi dapat membantu mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi dengan memberikan bantuan finansial langsung kepada mereka yang berada dalam situasi ekonomi yang sulit.

Di sisi lain, penggunaan subsidi juga memiliki tantangan, terutama dalam hal keberlanjutan keuangan dan potensi terjadinya distorsi pasar. Beban subsidi yang terlalu besar dapat mengganggu stabilitas anggaran pemerintah dan memicu ketergantungan yang merugikan bagi penerima bantuan.

Indonesia, sebagai salah satu negara yang juga mengadopsi konsep-konsep negara welfare state, tak luput dari permasalahan subsidi yang membebani anggaran. Meski tujuan utama subsidi adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kenyataannya sering kali sebaliknya.

Program subsidi di Indonesia belum efektif dan kerap tidak tepat sasaran. Akibatnya, beban finansial yang dihasilkan dari subsidi tersebut menjadi beban yang cukup berat bagi anggaran pemerintah, menempatkan tekanan yang signifikan pada fiskal negara. Sebuah kenyataannya bahwa subsidi di Indonesia telah menjadi beban yang tak terbendung bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bahkan menjadi candu bagi sebagian masyarakat.

Data Kementerian Keuangan RI (2024) mencatat bahwa mayoritas anggaran Perlindungan Sosial (perlinsos) dalam APBN dialokasikan untuk subsidi. Seperti di tahun 2024, sebanyak 68,57% dari total anggaran perlinsos dialokasikan untuk belanja subsidi yang diperuntukan bagi masyarakat.

Di Indonesia, belanja subsidi terbesar adalah subsidi energi. Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp189,1 triliun untuk subsidi energi, yang mencakup subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan listrik.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga minyak mentah dunia dan peningkatan permintaan dalam negeri. Akibatnya, di tahun 2024 ini, angka belanja subsidi energi dinilai merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

Subsidi sejatinya bersifat sementara dan bertujuan untuk mendorong individu, kelompok, atau masyarakat menjadi lebih baik, mandiri, dan mampu menanggung biaya kehidupan mereka secara mandiri. Melalui subsidi, pemerintah memberikan bantuan finansial untuk mengatasi hambatan ekonomi jangka pendek, memberikan kesempatan bagi penerima untuk memperbaiki kondisi ekonominya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Aspal Buton, Ketika...
Aspal Buton, Ketika Sumber Daya Alam Lari dari Asalnya
Kolaborasi PNM dan MES...
Kolaborasi PNM dan MES Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan lewat Program Mba Maya
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Rekomendasi
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved