alexametrics

Kubu Prabowo-Sandi Usul Pileg dan Pilpres Tak Perlu Lagi Serentak

loading...
Kubu Prabowo-Sandi Usul Pileg dan Pilpres Tak Perlu Lagi Serentak
Koordinator Juru Bicara Koalisi Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto/SINDOnews/Rico Afrido S
A+ A-
JAKARTA - Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno mengusulkan agar Pemilihan Legislatif (Pileg) ke depan tidak digelar serentak dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Usulan itu buntut dari banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia karena kelelahan.

"Saya pikir sepakat ya waktu pemilihan yang bersamaan itu memakan waktu yang panjang, kemudian menyebabkan beban kerja panitia terutama KPPS semakin banyak," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Dia pun menyampaikan duka cita terhadap para petugas KPPS yang dianggapnya sebagai pejuang demokrasi itu. Maka itu, dia menilai Pemilu serentak itu perlu dievaluasi.



"Saya pikir perlu ada evaluasi ke depan tidak perlu lagi ada Pemilu bersamaan, karena bebannya sangat berat, saya pikir Pilpres dengan Pileg harus dipisah, lebih baik dipisah," katanya.

Dia melanjutkan, Pileg harus digelar terlebih dahulu daripada Pilpres. "Bahkan menurut saya harus ada perubahan fundamen, fundamen itu gimana, saya pikir satu partai satu Caleg begitu, saya mengusulkan begitu saja, karena jangan salah, saya tidak ikut dalam kontestasi Pileg, tapi saya melihat kecurangan juga bisa terjadi antar caleg dalam satu partai, praktek rente politik bisa terjadi di situ," katanya.

Kemudian, kata dia, transaksi antara penyelenggara Pemilu bisa terjadi dengan Caleg. "Jadi saran saya biarkan kompetisi hiruk pikuk itu ada," katanya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak