Korban Judi Online Bakal Diberi Bansos, Psikolog: Wacana Enggak Masuk Akal
Senin, 17 Juni 2024 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi apa yang kita lihat, ya Tuhan saya pribadi bingung dengan konsep seperti ini. pelaku perjudian jelas-jelas bukan korban tapi pelaku kok malah dinormalisasikan dengan wacana yang enggak masuk akal," tegas Meity Arianty.
Justru jika pemerintah ingin membantu warga segera lah memberantas bandar-bandar judi online. "Kalau pemerintah kasihan dengan keluarga pelaku, anak/istri/orang tua yang kena dampak perjudian yang dilakukan anggota keluarganya, ya berantas mafianya," tegas Meity Arianty.
"Namun faktanya saat ini kita kan mengalami darurat moral dan hukum, di mana koruptor sudah enggak punya malu. Bahkan pejabat/pemerintah terkesan menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya," sambungnya.
Kendati begitu, Meity Arianty sebagai warga negara berharap masih ada pemerintah yang memiliki iktikad baik untuk membenahi permasalahan judi online tersebut.
"Saya masih berharap ada segelintir orang yang duduk di pemerintahan punya iktikad baik dan masih memiliki hati nurani untuk bangsa ini. Sebab saya sangat percaya tidak ada kejahatan yang abadi dan apa yang ditabur cepat atau lambat akan dituai, itu hukum alam," harap Meity Arianty.
Justru jika pemerintah ingin membantu warga segera lah memberantas bandar-bandar judi online. "Kalau pemerintah kasihan dengan keluarga pelaku, anak/istri/orang tua yang kena dampak perjudian yang dilakukan anggota keluarganya, ya berantas mafianya," tegas Meity Arianty.
"Namun faktanya saat ini kita kan mengalami darurat moral dan hukum, di mana koruptor sudah enggak punya malu. Bahkan pejabat/pemerintah terkesan menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya," sambungnya.
Kendati begitu, Meity Arianty sebagai warga negara berharap masih ada pemerintah yang memiliki iktikad baik untuk membenahi permasalahan judi online tersebut.
"Saya masih berharap ada segelintir orang yang duduk di pemerintahan punya iktikad baik dan masih memiliki hati nurani untuk bangsa ini. Sebab saya sangat percaya tidak ada kejahatan yang abadi dan apa yang ditabur cepat atau lambat akan dituai, itu hukum alam," harap Meity Arianty.
(maf)
Lihat Juga :