Dukung Ridwan Kamil, Koalisi Indonesia Maju Bisa Menang di Pilgub Jakarta dan Jabar

Sabtu, 08 Juni 2024 - 14:51 WIB
loading...
Dukung Ridwan Kamil,...
Koalisi Indonesia Maju diprediksi bisa memenangkan Pilgub Jakarta dan Jawa Barat bila mengusung Ridwan Kamil. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beberapa nama besar masuk dalam bursa pemilihan gubernur (pilgub) di Jakarta. Di antaranya Ridwan Kamil (RK), Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tri Rismaharini, hingga Ahmad Sahroni. Dari nama-nama tersebut, RK menjadi figur yang sudah mengantongi surat tugas dari partai politik.

Tidak hanya itu, belum lama Partai Gerindra memastikan mantan gubernur Jawa Barat itu akan mendapat surat rekomendasi untuk berkontestasi di Jakarta.

Keterangan tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Menyusul keterangan itu, Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan juga menyampaikan hal yang sama. ”Sudah sebulan yang lalu, kalau teman-teman buka jejak digital, saya menyampaikan kalau Jakarta Ridwan Kamil,” katanya, Sabtu (8/6/20204).

Baca juga: Gerindra Tunggu Keputusan Golkar untuk Usung Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jabar atau Jakarta

Baik Partai Gerindra maupun PAN, punya pertimbangan dan perhitungan masing-masing berkaitan dengan hal tersebut. Namun, saat ditanya mengenai kepastian RK akan dicalonkan di Jakarta atau di Jawa Barat, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan dari partainya. ”Menunggu keputusan partai dan tentu atas berbagai pertimbangan ketum kami dan Tim Pilkada DPP Partai Golkar,” ungkap dia.

Keputusan akhir akan diambil setelah dilakukan kajian secara mendalam. Selain itu, Partai Golkar juga akan melihat hasil survei. Yang sudah pasti sejauh ini, kata Ace, RK sudah menerima surat tugas untuk maju di Jawa Barat atau di Jakarta. ”Sesuai dengan hasil survei tersebut dan juklak internal Partai Golkar tentang penunjukan atau penetapan calon kepala daerah, kita masih ada dua kali survei,” jelasnya.

Baca juga: Maju Pilgub Jakarta 2024, Ridwan Kamil Kirim Kode Bolak Balik Naik Whoosh

Atas dinamika tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyampaikan kondisi dan situasi saat ini memang masih dinamis. Sebab, pilkada masih menyisakan waktu enam bulan. Karena itu, wajar bila saat ini elite partai politik masih menggodok nama-nama potensial yang bakal dicalonkan. Namun, jika bicara data survei saat ini, hanya ada dua nama besar. ”Anies masih paling kuat, ditempel ketat RK,” kata dia.

Sedangkan nama-nama lainnya, meski muncul dalam survei, elektabilitasnya masih belum kompetitif untuk bersaing dengan Anies maupun RK. ”Kalau nama seperti Anies bisa maju, maka lawan yang sepadan cuma RK. Nama lain belum kompetitif,” ucap Adi.

Dia menambahkan, ada kecenderungan bakal terjadi head to head antara partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang potensial mengusung RK melawan partai di luar KIM yang kemungkinan mengusung Anies.

Senada, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menyampaikan sejauh ini elite partai politik masih berusaha saling intip. Sehingga belum muncul nama-nama yang pasti untuk bertarung di Jakarta. Namun, pernyataan yang disampaikan oleh Partai Gerindra dia lihat sebagai win-win solution. ”Bahwa Jawa Barat ingin dimenangkan oleh KIM, Jakarta juga ingin dimenangkan KIM,” ungkap dia.

Menurut Ujang, win-win solution itu sudah bisa dilihat. Misalnya di Jawa Barat, Partai Gerindra terbuka mencalonkan Dedi Mulyadi yang sudah menjadi kader mereka. Untuk itu, mereka mendorong RK agar maju di Jakarta. ”Jawa Barat bisa jadi Gerindra ingin ambil dengan Dedi Mulyadi dipasang calon gubernur dan Ridwan Kamil dari Golkar di Jakarta. Itu win-win solution agar KIM menang semua di dua daerah tersebut,” jelasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya dalam Kasus BJB
Ridwan Kamil Tegaskan...
Ridwan Kamil Tegaskan Kendaraan yang Disita KPK Dibeli Pakai Uang Pribadi
Ridwan Kamil Selesai...
Ridwan Kamil Selesai Jalani Pemeriksaan di KPK: Ini Momen yang Ditunggu-tunggu
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved