Berbeda dengan Pileg, Jumlah Pemilih Pilkada 2024 600 Orang per TPS

Kamis, 06 Juni 2024 - 19:27 WIB
loading...
Berbeda dengan Pileg,...
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/6/2024). FOTO/MPI/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A A A
JAKARTA - Jumlah pemilih di setiap Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) pada Pilkada 2024 berbeda dengan Pileg/Pilpres. Jika pada Pileg/Pilpres yang digelar pada Februari lalu jumlahnya 300 jiwa, maka pada Pilkada September nanti maksimal 600 pemilih.

"Untuk pemetaan TPS waktu Pemilu 2024 satu TPS sebanyak-banyaknya 300 orang per TPS. Untuk Pilkada 2024, sebanyaknya 600 pemilih per TPS. Itu tergantung pada kondisi geografis, tapi dengan tetap memperhatikan satu KK itu dalam satu TPS," kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Selain itu, kata Betty, dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau Pantarlih nantinya didukung dengan aplikasi tambahan. Petugas Pantarlih akan bekerja selama satu bulan mulai dari 24 Juni-24 Juli 2024.



"E-coklit itu sebenarnya alat bantu juga bagi Pantarlih untuk melakukan coklit dari rumah ke rumah. Jadi kami menyiapkan semacam sistem informasi yang digunakan oleh Pantarlih, kami siapkan 2 bentuk yaitu online dan offline," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
KPU dan Bawaslu Bahas...
KPU dan Bawaslu Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
5 Negara Anggota NATO...
5 Negara Anggota NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved