alexametrics

Belasan Kepala Daerah Raih Indonesia Visionary Leader Season 3 dan 4

loading...
Belasan Kepala Daerah Raih Indonesia Visionary Leader Season 3 dan 4
CEO Koran SINDO dan SINDOnews.com Sururi Alfaruq dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berfoto bersama kepala daerah peraih penghargaaan Indonesia Visionary Leader Season 3 dan 4.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - KORAN SINDO dan SINDOnews.com menyelenggarakan Silahturahmi Nusantara Kepala Daerah yang telah mengikuti program Indonesia Visionary Leader (IVL) dalam upaya membangun dan bersepakat dalam sinergi dan kolaborasi untuk masa depan bangsa. Sebanyak 15 kepada daerah yang mendapatkan penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) season 3 dan 4, telah diuji visinya pada Oktober dan November 2018 lalu.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan terima kasih kepada KORAN SINDO dan SINDOnews yang telah menyelenggarakan acara tersebut."Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran SINDO yang secara rutin setiap tahun menyelenggarakan acara ini dalam upaya untuk mengapresiasi kinerja teman-teman kepala daerah dan juga sekali-kali nanti juga dilihat kementerian-kementerian dan lembaga yang ada di negara yang kita cintai," kata Tjahjo di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Tjahjo juga mengucapkan selamat kepada para kepala daerah penerima penghargaan dari Indonesia Visionary Leader yang diselenggarakan KORAN SINDO dan SINDOnews. "Selamat kepada teman kepala daerah yang pada malam hari ini mendapatkan prestasi. Itu prestasi Anda mengonfirmasi yang harus terus menerus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat, kepada darah dan kepada Tuhan Yang Maha Esa," jelasnya.



Ketua Dewan Juri, Sumarsono mengatakan, dalam acara ini terdapat empat dewan juri yang tidak ada satupun merupakan orang dalam KORAN SINDO. Dia menjamin proses penilaian dilakukan dengan akuntabel.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa penilaian yang dilakukan oleh dewan juri yakni seberapa jauh kepala daerah bisa link up menjadi satu penjabaran dengan semangat Pancasila. Hal itu bertujuan untuk memperkokoh semangat persatuan berdasarkan Pancasila.

"Kepala daerah dapat menjabarkan kalimat dalam visi tersebut dalam berbagai program yang telah di-breakdown," jelasnya. Selanjutnya, seberapa jauh visi kepala daerah menjadi program kerja secara konkret.

"Walaupun kepala daerah hanya bekerja 5 tahun, visi yang ditawarkan hanya melihat 5 tahun, namun menyambungnya 10 hingga 25 tahun itu kita lihat. Faktor ekonomi, leadership, komunikasi politik yang dilakukan bapak/ibu sekalian itu," ucapnya.



Berikut kepala daerah peraih penghargaan IVL Season 3:




1. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Best Overall)2. Wali Kota Malang, Sutiaji (Best in Partnership Management)
3. Bupati Takalar, Syamsari Kitta (Best in Promoting Productive Agriculture)
4. Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur (Best in Tourism Innovation)
5. Bupati Batang, Wihaji (Certificate of Visionary Leader Presentation)
6. Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Certificate of Visionary Leader Presentation)
7. Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin (Certificate of Visionary Leader Presentation)



Peraih Penghargaan IVL Season 4:

1. Wali Kota Parepare, M Taufan Pawe M.H (Best Overall)2. Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata (Best in Developing Local Tourism)
3. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (Best in Public Communication)
4. Bupati Pulau Morotai, Benny Laos (Best in Society Basic Needs Fulfilment)
5. Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa (Best in Supporting Local Entrepreneurship)
6. Bupati Solok, Gusmal (Certificate of Visionary Leader Presentation)
7. Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid (Certificate of Visionary Leader Presentation)
8. Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah (Certificate of Visionary Leader Presentation)

Dalam acara tersebut selain memberikan penghargaan, juga dilakukan penyematan pin untuk seluruh peserta Indonesia Visionary Leader season 1 sampai 4.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak