Survei, Mayoritas Elite Nilai Kinerja Pemerintah Atasi Corona di Bawah 50%

Kamis, 20 Agustus 2020 - 15:33 WIB
loading...
Survei, Mayoritas Elite...
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut, hasil survei menyebutkan mayoritas elite menilai kinerja pemerintah pusat tangani Covid-19 di bawah 50%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indikator Politik Indonesia merilis temuan survei elite pemuka opini tentang efek kepemimpinan dan kelembagaan dalam penanganan Covid-19 . Hasilnya, sekitar 36,8% atau di bawah 50% elite yang menilai kinerja pemerintah pusat baik dalam menangani pandemi ini.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan pihaknya memilih dua kelompok responden dalam survei ini yakni dari populasi umum atau publik dan elite. Sebanyak 51,5% responden yang berasal dari masyarakat umum menganggap kinerja pemerintah pusat baik dalam menangani Covid-19. Sedangkan hanya ada 36,8% elite yang menilai kinerja pemerintah pusat baik. "Penilaian kelompok elite tampak agak berbeda dibanding temuan pada kelompok masyarakat umum. Hanya sekitar 36,8% yang menilai kinerja pemerintah pusat baik atau sangat baik dalam menangani Covid-19," ujar Burhanuddin saat memaparkan temuan surveinya secara virtual, Kamis (20/8/2020). (Baca juga: Update Kasus Corona: 147.211 Positif, 100.674 Sembuh, 6.418 Meninggal)

Di sisi lain, sebanyak 54,3% responden yang berasal dari masyarakat umum menganggap kinerja pemerintah provinsi baik dalam menangani Covid-19. Sedangkan hanya ada 49,1% elite yang menilai kinerja pemerintah provinsi baik. "Sementara evaluasi terhadap pemerintah provinsi sama polanya elite lebih critical dalam menilai evaluasi pemprov dibanding populasi umum. (Penilaian) pemuka opini (responden elite) antara pusat dan daerah cenderung lebih positif ke pemprov dibanding pusat," jelas Burhanuddin.

Burhanuddin menilai, temuan ini sangat penting bagi pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi atas kinerjanya selama ini. Sebab faktanya mayoritas elite lebih menilai kerja pemerintah provinsi lebih positif dari pada pemerintah pusat dalam penanganan Corona. "Ini temaun yang penting untuk pemerintah pusat kalau ditanyakan sekarang skor kinerjanya pemerintah pusat di bawah pemerintah provinsi menurut elite. Tapi menurut pemilih (umum), itu cenderung tidak terlalu berbeda. Elite mengapresiasi kinerja pemprov dibanding pemerintah pusat. Ini PR untuk pemerintah pusat," jelasnya. (Baca juga: Hari Ini Pemerintah Periksa 28.824 Spesimen Temukan Kasus Positif COVID-19)

Untuk diketahui, responden survei ini adalah 304 pemuka opini nasional dan daerah dari 20 kota di Indonesia. Mereka terdiri dari tokoh yang memiliki informasi lebih luas dibandingkan masyarakat umum tentang penanggulangan Covid-19. Mereka yang menjadi responden dalam survei ini adalah akademisi, redaktur politik dan kesehatan media, pengusaha, pengamat kesehatan, sosial dan politik, tokoh ormas atau LSM, serta organisasi profesi.

Karena tidak tersedianya data populasi pemuka opini, maka pemilihan responden tidak dilakukan secara random. Pemilihan responden dilakukan secara purposif, terutama dicari dari media massa nasional dan daerah. Oleh sebab itu hasil survei ini lebih mencerminkan penilaian terhadap responden, dan bukan populasi seluruh pemuka opini di Indonesia. Survei dilakukan pada rentang waktu Juli hingga Agustus 2020.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Sjafrie Sjamsoeddin...
Sjafrie Sjamsoeddin Dinilai Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved