Deretan Komjen Pol Bergelar Profesor, Nomor 2 Tangkap Gembong Teroris Dr Azhari dan Peraih Adhi Makayasa
Senin, 03 Juni 2024 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya menjabat sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri pada 2018, Widyaiswara Utama Sespim Polri, kemudian, Kadivkum Polri, Kapolda Banten pada 2020 dan sempat menjadi Guru Besar Universitas Lampung, sebelum akhirnya menjabat sebagai Sekjen KKP sejak 2023 hingga saat ini.
![Deretan Komjen Pol Bergelar Profesor, Nomor 2 Tangkap Gembong Teroris Dr Azhari dan Peraih Adhi Makayasa]()
Jabatan tersebut diemban Rycko sejak 3 April 2023. Lulusan lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 B ini sangat berpengalaman dalam bidang Reserse.
Lahir di Bogor, Jawa Barat pada 14 Agustus 1966, Rycko menempuh pendidikan SDN pada 1979, kemudian SMPN pada 1982, dan SMAN pada 1985 di Cibinong, Bogor. Lulus dari sekolah Rycko kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dan selanjutnya dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada 23 Juli 1988.
Rycko kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengambil Program Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia (UI) pada 2001, kemudian Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (UI) pada 2008.
Rycko berhasil lulus dengan predikat Cum Laude dan diangkat sebagai Guru Besar dalam jabatan Profesor dibidang ilmu Kajian Ilmu Kepolisian pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sejak 1 Agustus 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.
Selama mengabdi di Korps Bhayangkara, Rycko pernah terlibat dalam termasuk perwira yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat bergabung dalam Tim Bareskrim melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.

2. Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel
Mohammed Rycko Amelza Dahniel juga merupakan Pati Polri yang menyandang gelar profesor. Saat ini, dia menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).Jabatan tersebut diemban Rycko sejak 3 April 2023. Lulusan lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 B ini sangat berpengalaman dalam bidang Reserse.
Lahir di Bogor, Jawa Barat pada 14 Agustus 1966, Rycko menempuh pendidikan SDN pada 1979, kemudian SMPN pada 1982, dan SMAN pada 1985 di Cibinong, Bogor. Lulus dari sekolah Rycko kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dan selanjutnya dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada 23 Juli 1988.
Rycko kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengambil Program Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia (UI) pada 2001, kemudian Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia (UI) pada 2008.
Rycko berhasil lulus dengan predikat Cum Laude dan diangkat sebagai Guru Besar dalam jabatan Profesor dibidang ilmu Kajian Ilmu Kepolisian pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sejak 1 Agustus 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.
Selama mengabdi di Korps Bhayangkara, Rycko pernah terlibat dalam termasuk perwira yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat bergabung dalam Tim Bareskrim melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005.
Lihat Juga :