Kecam Kebiadaban Israel, Hima Persis Sebut Wujudkan Kemerdekaan Palestina Sebuah Keharusan
Sabtu, 01 Juni 2024 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Konsisten Politik Bebas Aktif, Jokowi: Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
“Kami menghargai serta mengapresiasi upaya-upaya diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia, tetapi kami juga menyerukan agar langkah-langkah lebih tegas diambil untuk menghentikan kejahatan perang ini. Indonesia harus lebih aktif dalam menuntut penghentian kekejian yang dilakukan Israel. Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB harus dioptimalkan untuk terus berupaya menggalang kemerdekaan Palestina sebagai solusi konkret," tandas Fakhrizal.
Diketahui, penjajahan Israel terhadap Palestina terus meluas dan memakan korban jiwa. Serangan udara brutal Israel terhadap Rafah pada Minggu malam hingga Senin dini hari lalu telah menewaskan sedikitnya 45 warga Palestina, termasuk banyak anak. Selain itu, 294 orang lainnya terluka.
Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan mendesak Dewan Keamanan PBB mencegah "eksodus paksa warga Palestina lainnya. Jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena perang, kekerasan, dan penganiayaan telah mencapai 114 juta di seluruh dunia. Angka tersebut akan lebih tinggi paling cepat bulan Juni saat Komisi mengeluarkan pembaruan, mengacu pada situasi yang memburuk di Gaza.
“Kami menghargai serta mengapresiasi upaya-upaya diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia, tetapi kami juga menyerukan agar langkah-langkah lebih tegas diambil untuk menghentikan kejahatan perang ini. Indonesia harus lebih aktif dalam menuntut penghentian kekejian yang dilakukan Israel. Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB harus dioptimalkan untuk terus berupaya menggalang kemerdekaan Palestina sebagai solusi konkret," tandas Fakhrizal.
Diketahui, penjajahan Israel terhadap Palestina terus meluas dan memakan korban jiwa. Serangan udara brutal Israel terhadap Rafah pada Minggu malam hingga Senin dini hari lalu telah menewaskan sedikitnya 45 warga Palestina, termasuk banyak anak. Selain itu, 294 orang lainnya terluka.
Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan mendesak Dewan Keamanan PBB mencegah "eksodus paksa warga Palestina lainnya. Jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena perang, kekerasan, dan penganiayaan telah mencapai 114 juta di seluruh dunia. Angka tersebut akan lebih tinggi paling cepat bulan Juni saat Komisi mengeluarkan pembaruan, mengacu pada situasi yang memburuk di Gaza.
(zik)
Lihat Juga :