Joice Triatman Akui Diarahkan SYL Pakai Uang Kementan Rp850 Juta untuk Acara Nasdem

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:08 WIB
loading...
Joice Triatman Akui...
Mantan Staf Khusus Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga sebagai Wabendum Partai Nasdem Joice Triatman mengungkapkan diarahkan SYL untuk meggunakan uang Rp850 juta. Foto/MPI/giffar rivana
A A A
JAKARTA - Mantan Staf Khusus Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga sebagai Wabendum Partai Nasdem Joice Triatman mengungkapkan diarahkan SYL untuk meggunakan uang Rp850 juta. Uang tersebut dipakai untuk keperluan acara penyerahan formulir bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Nasdem ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu diungkapkan Joice saat menjadi saksi di persidangan lanjutan kasus gratifikasi dan pemerasan yang dilakukan mantan Syahrul Yasin Limpo di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2025).

Penasihat Hukum SYL Djamaludin Koedoeboen menanyakan kepada Joice terkait aliran dana Kementan sebesar Rp850 juta ke Partai Nasdem untuk keperluan apa.

Baca juga: Ahmad Sahroni dan Nayunda Nabila Jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Joice pun menerangkan uang tersebut digunakan untuk acara Partai Nasdem saat penyerahan formulir Bacaleg ke KPU. "Kemarin juga kita sempat ada diperlihatkan rekan2 JPU ada bantuan dari Kementan kepada Partai Nasdem yang dalam catatan pengeluaran itu Rp850 juta. Tagihan apa?" tanya penasihat hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved