DKPP Copot Ketua KPU Manggarai Barat Karena Lakukan Kekerasan Seksual

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:03 WIB
loading...
DKPP Copot Ketua KPU...
Ketua DKPP Heddy Lugito membacakan putusan sidang etik Ketua KPU Manggarai Barat di ruang sidang Gedung DKPP, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mencopot Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Manggarai Barat , Krispianus Beda, karena terbukti melakukan kekerasan seksual terhadap salah satu staf Pegawai Negeri Sipil (PNS). Putusan itu dibacakan dalam persidangan, Selasa (28/5/2024).

"Menjatuhkan sanski peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada teradu Krispianus Beda selaku ketua merangkap anggota KPU manggarai barat terhitung sejak putusan ini dibacakan," kata Ketua DKPP Heddy Lugito di ruang sidang Gedung DKPP, Jakarta Pusat.

Dalam putusannya, Heddy juga memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak dibacakannya putusan ini. DKPP meminta Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Baca juga: DKPP Panggil Desta terkait Sidang Pemeriksaan Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari

Sementara itu, Anggota Mejelis DKPP, Raka Sandi yang juga hadir dalam persidangan menerangkan, pengadu dalam hal ini adalah korban, mendapatkan kekerasan seksual pada 2019. Mulanya ketika korban saat itu, tidak bisa masuk kerja karena sakit.

Kendati demikian, karena pengadu sedang sakit, Ketua KPU Manggarai Barat memaksa mendatangi kos korban untuk mengantarkan minyak oles. "Kedatangan teradu tidak diinginkan, akan tetapi teradu memaksakan untuk datang, bahwa di kos pengadu tersebut kemudian teradu memaksa untuk mengoles minyak ke wajah pengadu yang bengkak," kata Raka.

Pada saat yang bersamaan, kata Raka, teradu juga berupaya mencium dan memperkosa korban. Namun pengadu berhasil menghindar dan teradu berhasil meninggalkan kos korban.

"Setelah perisitwa tersebut, pengadu menerangkan bahwa teradu melakukan beberapa kali tindakan kekerasan seksual nonfisik kepada pengadu. dalih kekerasan seksual antara lain menghubungi pengadu melalui panggilan video, meminta pengadu mengirimkan foto tidak senonoh dan menceritakan fantasi seksual yang mengarah pada pelecahan seksual," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Rekomendasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved