Makna Mendalam Obor Api Perjuangan dari Mrapen di Lokasi Rakernas PDIP
Kamis, 23 Mei 2024 - 20:33 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto saat menerima estafet Obor Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (23/5/2024). Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Obor Api Perjuangan yang bersumber dari Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah telah sampai di Beach City Internasional Stadium Ancol, Jakarta yang merupakan lokasi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP. Obor itu dibawa pelari lebih dari jarak 500 kilometer.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut api abadi itu bagaikan semangat yang tak pernah padam yang dilakukan PDIP dalam memperjuangkan hak untuk rakyat Indonesia. Sebab, para kader PDIP juga tak pernah mengenal kata lelah dalam memperjuangkan untuk rakyat.
"Sebagaimana disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa PDI Perjuangan terus menggelorakan api perjuangan, menggelorakan semangat juang, menggelorakan suatu tekad bagi Indonesia Raya kita," ujar Hasto, Kamis (23/5/2024).
Baca juga: Hasto Pimpin Pawai Obor Api Perjuangan ke Rakernas V PDIP
"Kita tidak pernah mengenal kata capek, selama perjuangan itu ditujukan untuk bangsa dan negara Indonesia dan untuk itulah PDI Perjuangan melalui Rakernas kelima ini setelah sebelumnya kita menghadapi kegelapan demokrasi, akibat sisi-sisi gelap kekuasaan," sambungnya.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut api abadi itu bagaikan semangat yang tak pernah padam yang dilakukan PDIP dalam memperjuangkan hak untuk rakyat Indonesia. Sebab, para kader PDIP juga tak pernah mengenal kata lelah dalam memperjuangkan untuk rakyat.
"Sebagaimana disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa PDI Perjuangan terus menggelorakan api perjuangan, menggelorakan semangat juang, menggelorakan suatu tekad bagi Indonesia Raya kita," ujar Hasto, Kamis (23/5/2024).
Baca juga: Hasto Pimpin Pawai Obor Api Perjuangan ke Rakernas V PDIP
"Kita tidak pernah mengenal kata capek, selama perjuangan itu ditujukan untuk bangsa dan negara Indonesia dan untuk itulah PDI Perjuangan melalui Rakernas kelima ini setelah sebelumnya kita menghadapi kegelapan demokrasi, akibat sisi-sisi gelap kekuasaan," sambungnya.
Lihat Juga :