Tim Prabowo Sebut Kecenderungan yang Golput Adalah Pemilih Jokowi

Selasa, 26 Februari 2019 - 17:56 WIB
Tim Prabowo Sebut Kecenderungan...
Tim Prabowo Sebut Kecenderungan yang Golput Adalah Pemilih Jokowi
A A A
JAKARTA - Belum lama ini Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Universitas Gajah Mada (UGM) mengumumkan hasil penelitiannya tentang Pemilu 2019. Hasilnya, Jawa Barat dianggap berpotensi menjadi penyumbang golput terbesar.

Menanggapi hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak khawatir dengan isu golput. Karena, pemilih Prabowo-Sandi diyakini pemilih yang pasti.

"Justru BPN melihat TKN (Tim Kampanye Nasional Jokowi-Mar'uf, red) yang perlu khawatir karena ada kecenderungan mereka yang golput saat ini dulunya adalah pemilih Jokowi di 2014," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika kepada SINDOnews, Selasa (26/2/2019).

Dia mengatakan, BPN Prabowo-Sandi melihat isu golput ini santer di kalangan aktivis pro demokrasi dan profesional yang kecewa dengan Pemerintahan Joko Widodo yang pernah mereka dukung.

(Baca juga: Kubu Prabowo-Sandi Tak Percaya Jabar Penyumbang Golput Terbesar)

Dia melanjutkan, ketidakmampuan Presiden Jokowi menepati janji kampanyenya membuat para aktivis dan profesional tersebut mencabut dukungan.

"Bukti bahwa isu golput ini mengkhawatirkan kubu 01 adalah munculnya narasi Jokowi sebagai lesser evil. Narasi ini ditujukan kepada mereka yang tadinya memilih Jokowi di 2014 tapi kemudian berpikir untuk golput di 2019," ujarnya.

Dia melanjutkan, BPN sendiri selalu menggunakan narasi Prabowo-Sandi sebagai 'greater good'. "Artinya pemilih kami punya keyakinan bahwa Prabowo bisa memberi manfaat yang jauh lebih besar dibanding Jokowi bagi negeri ini," ungkapnya.

Di samping itu dia mengatakan, survei mengenai golput dari DPP UGM tersebut masih menggunakan metodologi yang bisa diperdebatkan. "Metodologinya perlu dijelaskan kembali secara lebih rinci kepada masyarakat, karena menggunakan text analytics," pungkasnya.

Diketahui, dari analisis data Twitter yang dilakukan UGM itu menunjukkan bahwa Jawa Barat, dalam hal ini Kota Bandung menjadi penyumbang terbanyak yakni sebesar 21.60%. Di posisi kedua, ditempati oleh DKI Jakarta, yakni sebanyak 14.94%. Ketiga Jawa Timur yang mencapai 14.64%.
(maf)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved