Orang Toxic Dilarang Jadi Menteri, Rocky Gerung: Kabinet Harus Berlandaskan Kedaulatan Rakyat
Selasa, 14 Mei 2024 - 23:31 WIB
loading...
Pengamat politik Rocky Gerung menyikapi perdebatan mengenai orang toxic dilarang masuk kabinet yang kian memanas. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perdebatan mengenai orang toxic dilarang masuk kabinet kian memanas. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang meminta Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto tidak memasukkan pihak/orang toxic ke pemerintahannya.
Pengamat politik Rocky Gerung menyikapi perihal itu bahwa pemerintahan siapa pun untuk benar-benar kembali kepada konstitusi yakni memberikan kesejahteraan dan keadilan kepada rakyat.
Baca juga: Luhut Bilang Orang Toxic Dilarang Masuk Kabinet, Relawan Anies: Kalimat Sudah Biasa di Era Jokowi
"Kabinet ke depannya perlu dibangun berdasarkan awal republik dibentuk yaitu kedaulatan rakyat, kesetaraan warga negara," ujar Rocky pada program Rakyat Bersuara di iNews TV yang dipandu moderator Aiman Witjaksono, Selasa (14/5/2024).
Mantan politikus Partai NasDem Zulfan Lindan mengatakan, ucapan Luhut yang meminta Prabowo tidak mengajak orang atau pihak toxic ke pemerintahan sebagai hal yang dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang di kalangan publik.
Pengamat politik Rocky Gerung menyikapi perihal itu bahwa pemerintahan siapa pun untuk benar-benar kembali kepada konstitusi yakni memberikan kesejahteraan dan keadilan kepada rakyat.
Baca juga: Luhut Bilang Orang Toxic Dilarang Masuk Kabinet, Relawan Anies: Kalimat Sudah Biasa di Era Jokowi
"Kabinet ke depannya perlu dibangun berdasarkan awal republik dibentuk yaitu kedaulatan rakyat, kesetaraan warga negara," ujar Rocky pada program Rakyat Bersuara di iNews TV yang dipandu moderator Aiman Witjaksono, Selasa (14/5/2024).
Mantan politikus Partai NasDem Zulfan Lindan mengatakan, ucapan Luhut yang meminta Prabowo tidak mengajak orang atau pihak toxic ke pemerintahan sebagai hal yang dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang di kalangan publik.
Lihat Juga :