Orang Toxic Dilarang Jadi Menteri, Rocky Gerung: Kabinet Harus Berlandaskan Kedaulatan Rakyat
Selasa, 14 Mei 2024 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Luhut berbicara seperti menyinggung dirinya sendiri atau bisa dibilang beliau mengkritik dirinya sendiri," katanya.
Mestinya Luhut menjelaskan lebih spesifik makna toxic yang tepat. "Kriteria toxic itu seperti korupsi, kolusi, nepotisme, penyimpangan, pelanggaran hukum. Kalau dimaknai secara positif ya mungkin maksudnya mencari orang yang lebih bersih ke depannya," ujar Zulfan.
Menurut dia, perlu juga ada pemikiran matang terkait rencana penambahan jumlah kementerian di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka apakah benar-benar berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan rakyat atau justru sebaliknya.
"Penambahan kementerian tidak membebani APBN dan yang paling penting indikatornya harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Mestinya Luhut menjelaskan lebih spesifik makna toxic yang tepat. "Kriteria toxic itu seperti korupsi, kolusi, nepotisme, penyimpangan, pelanggaran hukum. Kalau dimaknai secara positif ya mungkin maksudnya mencari orang yang lebih bersih ke depannya," ujar Zulfan.
Menurut dia, perlu juga ada pemikiran matang terkait rencana penambahan jumlah kementerian di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka apakah benar-benar berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan rakyat atau justru sebaliknya.
"Penambahan kementerian tidak membebani APBN dan yang paling penting indikatornya harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :