Sebanyak 654 Warga Indonesia di Luar Negeri Terinfeksi Corona
Jum'at, 01 Mei 2020 - 13:29 WIB
loading...
Petugas memeriksa suhu tubuh pengendara motor dan mobil saat razia pengawasan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Raya Hankam perbatasan Jakarta Timur dan Kota Bekasi, Kamis (30/4/2020). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Kasus warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi terinfeksi virus Corona (Covid-19) terus bertambah.
Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ada penambahan kasus WNI positif Corona sebanyak tujuh orang. Dengan demikian hingga hari ini tercatat sudah ada 654 orang terinfeksi Corona.
Penambahan kasus positif Corona ditemukan di dua negara. “Total WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri adalah 654. Terdapat tambahan WNI yang terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat dan Jerman,” tulis keterangan dari akun Twitter resminya @Kemlu_RI, Jumat (1/5/2020).
Di Amerika Serikat, bertambah lima kasus menjadi 49 orang. Sebanyak sembilan orang dinyatakan sembuh, 28 sedang menjalani perawatan intensif, dan 12 orang meninggal.
Dua kasus positif lainnya terjadi di Jerman. Sebanyak lima WNI telah dinyatakan sembuh, empat WNI masih dalam perawatan intensif, dan satu orang meninggal.(Baca juga: Anis Sebut Program Kartu Prakerja Bisa Jadi Bom Waktu )
Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ada penambahan kasus WNI positif Corona sebanyak tujuh orang. Dengan demikian hingga hari ini tercatat sudah ada 654 orang terinfeksi Corona.
Penambahan kasus positif Corona ditemukan di dua negara. “Total WNI terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri adalah 654. Terdapat tambahan WNI yang terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat dan Jerman,” tulis keterangan dari akun Twitter resminya @Kemlu_RI, Jumat (1/5/2020).
Di Amerika Serikat, bertambah lima kasus menjadi 49 orang. Sebanyak sembilan orang dinyatakan sembuh, 28 sedang menjalani perawatan intensif, dan 12 orang meninggal.
Dua kasus positif lainnya terjadi di Jerman. Sebanyak lima WNI telah dinyatakan sembuh, empat WNI masih dalam perawatan intensif, dan satu orang meninggal.(Baca juga: Anis Sebut Program Kartu Prakerja Bisa Jadi Bom Waktu )
Lihat Juga :