Eks Penyidik: Pembentukan Pansel Capim dan Dewas KPK Jangan Jadi Dagelan

Rabu, 08 Mei 2024 - 21:19 WIB
loading...
Eks Penyidik: Pembentukan...
Ketua IM57+ Institute, Praswad Nugraha menyebutkan, tak ingin pembentukan Pansel Capim dan Dewas KPK kembali menjadi dagelan seperti pada 2019. Foto/MPI/ari sandita murti
A A A
JAKARTA - Ketua IM57+ Institute, Praswad Nugraha menyebutkan, tak ingin pembentukan panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi dagelan seperti pada 2019. Sebab, apabila terulang para Capim KPK terpilih nantinya bakal kembali mengulangi kesalahan serupa sebagaimana yang terjadi saat ini.

"Pemilihan Ketua KPK dan pimpinan KPK 2019 itu dagelan, jangan juga kita pura-pura melakukan pemilihan, semua apapun fakta yang kita sampaikan, data dari masyarakat, menyerap aspirasi publik, tapi 1 pun data-data itu tak ada yang dipakai dan digunakan, semuanya bohong," ujarnya dalam Konferensi Pers Masyarakat Sipil Kawal Seleksi Capim dan Dewas KPK 2024-2029 di Kantor ICW, Jakarta Selatan pada Rabu (8/5/2024).

Menurutnya, pada 2019 silam, Koalisi Masyarakat Sipil sejatinya telah memberikan data-data secara resmi melalui kelembagaan KPK terhadap masing-masing calon ketika di tahap 10 atau 20 besar. Namun, semua data itu justru tak dipakai dan digunakan satu pun, semua penyerapan aspirasi dari masyarakat sipil seolah hanya sebuah kebohongan belaka.

Baca juga: Lewat Saksi Ini KPK Usut Aliran Dana Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan DPR

"Kalau kita berbohong dalam rangka memilih pimpinan KPK tahun ini, itu sebenarnya akan membohongi kita 5 tahun ke depan, sama seperti yang kita alami di 2019, akhirnya kita membohongi diri kita sendiri. KPK hancur, pemerasan di mana-mana, bahkan KPK sekarang melakukan pemerasan, Rutan KPK jebol, 90 orang terlibat pemerasan, warga dan keluarganya dari tahanan di Rutan KPK, lalu penyidik KPK juga terbukti melakukan pemerasan terhadap saksi. Jadi gelombang korupsi di internal KPK itu kalau kita meminjam istilah, sudah terstruktur, sistematis, dan masif," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Besok Mensos Akan Bertemu...
Besok Mensos Akan Bertemu Pimpinan KPK Lapor Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
KPK Anggap Putusan MK...
KPK Anggap Putusan MK soal Jabatan Pimpinan Tutup Ruang Multitafsir
Diperiksa Dewas soal...
Diperiksa Dewas soal Pengalihan Tahanan Gus Yaqut, Boyamin Minta Pimpinan KPK Disanksi Potong Gaji 5%
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved