Wacana Presidential Club Disindir Aktor Film Dirty Vote: Jangan-jangan Nanti Ada di Senoparty
Selasa, 07 Mei 2024 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
"Harus disadari bahwa presiden periode tertentu itu sudah lagi bukan presiden yang berkuasa, dia adalah guru bangsa yang dengan sendirinya punya status negarawan yang bisa memberikan masukan kepada presiden yang berkuasa, tetapi sekali lagi masukan itu sebagai guru bangsa," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mempertemukan secara rutin mantan Presiden Indonesia yang masih ada. Untuk itu, Prabowo akan membentuk 'Presidential Club.'
"Presidential Club itu istilah saya saja, bukan institusi. Esensinya Pak Prabowo ingin para mantan Presiden bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan," ujar Juru Bicara Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat, 3 Mei 2024.
Dahnil mengatakan Presidential Club ini nantinya ditujukan kepada semua mantan presiden yang masih hidup. Sehingga, kata dia, terjaga silaturahmi kebangsaannya dan menjadi teladan bagi seluruh elemen bangsa.
"Pak Prabowo berharap, sebagai bangsa besar para pemimpinnya kompak, rukun, guyub memikirkan dan bekerja untuk kepentingan rakyat banyak, terlepas dari perbedaan pandangan politik dan sikap politik," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mempertemukan secara rutin mantan Presiden Indonesia yang masih ada. Untuk itu, Prabowo akan membentuk 'Presidential Club.'
"Presidential Club itu istilah saya saja, bukan institusi. Esensinya Pak Prabowo ingin para mantan Presiden bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan," ujar Juru Bicara Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat, 3 Mei 2024.
Dahnil mengatakan Presidential Club ini nantinya ditujukan kepada semua mantan presiden yang masih hidup. Sehingga, kata dia, terjaga silaturahmi kebangsaannya dan menjadi teladan bagi seluruh elemen bangsa.
"Pak Prabowo berharap, sebagai bangsa besar para pemimpinnya kompak, rukun, guyub memikirkan dan bekerja untuk kepentingan rakyat banyak, terlepas dari perbedaan pandangan politik dan sikap politik," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :