alexametrics

Debat Perdana, TKN: Jokowi-Ma'ruf Miliki Pondasi yang Sama

loading...
Debat Perdana, TKN: Jokowi-Maruf Miliki Pondasi yang Sama
Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima (kanan) mengatakan di debat capres-cawapres perdana yang membahas hukum, HAM, korupsi dan terorisme, Kiai Ma'ruf terus didampingi. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Aria Bima mengatakan di debat capres-cawapres perdana yang membahas hukum, HAM, korupsi dan terorisme, Kiai Ma'ruf terus didampingi.

Pendampingan terhadap Kiai Ma'ruf dilakukan karena visi-misi yang dicanangkan dalam nawacita 2014-2019 satu tarikan nafas dan sinergi dengan nawacita 2019-2024.

"Inilah tim coachingnya menyampaikan narasi besarnya seperti apa sampai pada kebijakan program dan kegiatan-kegiatan mengenai nawacita 2019-2024," ujar Aria di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/1/2019).



Menurut Aria, pendampingan terhadap Ma'ruf bukan berarti mantan Rais Aam PBNU itu diberikan porsi lebih. Namun, tim yang mendampingi Ma'ruf seperti Deddy Mizwar terus melakukan pendalaman. Misal debat perdana akan mengupas tentang hukum, Ham, korupsi dan terorisme.

Bicara pemberantasan korupsi, nantinya Jokowi-Ma'ruf akan menggunakan Perpres Pemberantasan Korupsi yang baru. "Di mana di situ adalah upaya keseriusan Pak Jokowi dalam pemberantasan, dalam artian hal yang menyangkut upaya pencegahan, lewat berbagai instrumen pengawasan yang nantinya lebih menggunakan teknologi IT ini untuk memperkecil masalah-masalah korupsi yang ada," jelasnya.

Politikus PDIP itu menegaskan TKN tidak terlalu sulit untuk menyinkronkan antara Kiai Ma'ruf dengan Jokowi. Menurutnya, Jokowi dengan pengalamannya selama memimpin tinggal melakukan improvisasi dalam debat nanti.

"Pak Kiai Ma'ruf juga seorang intelektual, seorang dosen, seorang yang banyak berkecimpung di dunia pendidikan, data-data, analisis, semua itu membuat Pak Kiai Ma'ruf enggak kesulitan dan pondasinya sudah sama (antara Jokowi-Ma'ruf)," tandasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak