Gatot Nurmantyo: Mari Kita Hentikan Segala Bentuk Pembelahan Bangsa

Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:29 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo: Mari...
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo hadir dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengajak semua eleman masyarakat untuk bersatu dan tidak mau dipecah belah. Menurutnya, segala bentuk pembelahan bangsa harus dihentikan.

Saat menyampaikan sambutan dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi , Jakarta, Selasa (18/8/2020), Gatot menyatakan kita hendaknya patut bersyukur hidup di bumi Indonesia, negara besar yang punya tiga zona waktu, wilayahnya luas, dan sumber daya alam melimpah.

"Mulai dari akik sampai berlian, mulai dari ikan teri sampai paus, semuanya ada, terpendam dan terserak di bumi pertiwi. Dalam kondisi seperti itu, tentu negeri ini sangat menarik bagi siapa saja, beribu kepentingan negara dan kekuatan lain bersilang sengketa di negeri kita. Kadang dalam sunyi, tetapi tidak jarang pula dalam keriuhan," jelasnya.

(Baca juga: Di Hadapan Massa KAMI, Gatot Nurmantyo Singgung Sumpah Prajurit ).

Mantan Panglima TNI ini menambahkan, negara dengan kekuatan lain berjuang untuk kepentingan nasionalnya. Mereka melakukannya untuk keselamatan masa depan rakyatnya. "Lantas, apa yang keliru? Kitalah yang terlalu berlapang dada, membuka diri untuk dieksploitasi, tapi lebih untuk kepentingan mereka, bukan kemaslahatan rakyat dan bangsa Indonesia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Jaksa Turki Tuntut Hukuman...
Jaksa Turki Tuntut Hukuman 2.430 Tahun Penjara untuk Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu
Masih Tinggal di Persembunyian,...
Masih Tinggal di Persembunyian, Machado Terkejut Raih Hadiah Nobel Perdamaian
Rekomendasi
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved