Jika Terpilih, Prabowo Akan Buat Kementerian Bencana

Selasa, 01 Januari 2019 - 11:26 WIB
Jika Terpilih, Prabowo...
Jika Terpilih, Prabowo Akan Buat Kementerian Bencana
A A A
JAKARTA - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkomitmen untuk membentuk kementerian khusus bencana jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

Menurut Prabowo-sandi, kementerian bencana penting karena Indonesia adalah negara yang rawan bencana.

"Lebih teknis Pak Prabowo ingin mendorong kementerian khusus terkait kebencanaan. Ada contohnya beberapa negara terkait ini," kata Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Jakarta, Senin (31/12/2018).

Dahnil menjelaskan letak Indonesia yang dikelilingi garis pantai cukup panjang membuat Indonesia membutuhkan sebuah lembaga yang sigap dalam menangani suatu bencana.

Dia menilai, penanganan bencana yang ada selama ini dianggap kurang profesional lantaran kerap salah dalam memberi informasi.

"Dalam penanganan bencana kita selalu menghadapi masalah yang terus berulang. Misalnya BMKG, itu keliru. Informasi yang disampaikan juga keliru juga. Profesionalisme penanganan pascabencana itu juga jadi permasalahan," tuturnya.

Mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammdiyah ini menilai, kekuatan penanganan bencana di Indonesia saat ini ada pada solidaritas masyarakatnya.

Organisasi masyarakat keagamaan dan masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, FPI, Dompet Dhuafa, dan ACT dinilai lebih cepat turun dibandingkan institusi pemerintah.

"Buat warga negara yang seperti FPI dan lembaga lain, itu bukan mandatory sebenarnya. Siapa yang punya mandatory itu? Mandatory menangani bencana adalah negara, tapi negara seringkali salah bahkan melakukan mitigasi," tandasnya.

Dahnil mengungkapkan jika terpilih, pasangan Prabowo-Sandi bertekad akan memaksimalkan anggaran untuk pencegahan dan penanganan bencana.

"Kita akan dorong literasi kebencanaan. Jadi ada literasi kebencanaan di tengah masyarakat apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved