alexametrics

MN KAHMI: Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris!

loading...
MN KAHMI: Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris!
Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelva menegaskan organisasinya meminta pemerintah untuk menjadi Organisasi Papua Merdeka sebagai organisasi teroris. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mengutus keras aksi penembakan yang menewaskan 31 pekerja PT Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, Minggu 2 Desember 2018.

MN KAHMI juga mengecam aksi pembakaran bendera merah putih yang terjadi di Papua. "Mengutuk keras aksi keji tanpa perikemanusiaan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka itu," kata Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelva dalam pernyataan organisasinya, Kamis 6 Desember 2018.

Zoelva mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum dengan tegas terhadap pelaku kejahatan kemanusian di Tanah Papua. Sudah terlalu banyak korban sipil dan aparat negara akibat tindakan kekerasan dan terorisme di Papua.

"Untuk menghindari jatuh nya korban jiwa dimasa mendatang, mendesak pemerintah untuk menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris," tuturnya.

Aparat keamanan juga diminta untuk lebih meningkatkan fungsi public services kepada masyarakat agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan pengayoman, dan meningkatkan kemampuan deteksi dini dan antisipatif, untuk mencegah tindakan kejahatan terulang kembali

Zoelva menegaskan kepolisian harus mengusut tuntas dan menangkap segera pelaku pembakaran bendera merah putih dan mengimbau kepada aparat dan masyarakat untuk mewaspadai gerakan separatis yang merongrong kewibawaan NKRI dan kehormatan Bangsa Indonesia.



Dia mengajak aparat dan keamanan untuk menunjukkan sikap dan komitmen yang jelas menghadapi tindakan brutal dari kelompok separatis di Papua dan Papua Barat.

Kendati demikian, MN Kahmi mengingatkan pemerintah untuk tetap melakukan pembangunan di Papua.

"Meminta pemerintah untuk tidak berhenti membangun di Tanah Papua, karena bagian integral dari wilayah NKRI yang harus mendapatkan kesejahteraan dan keadilan," ujar Zoelva.

Zoelva juga mengungkapkan MN KAHMI ikut berbela sungkawa terhadap para keluarga korban penembakan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak