Pengamat Ini Sarankan KAMI Menjadi Parpol
Senin, 17 Agustus 2020 - 12:37 WIB
loading...
Din Syamsuddin dan kawan-kawan yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat jumpa pers di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2020). Foto/Raka Dwi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kehadiran organisasi atau gerakan, seperti Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) , di era demokrasi merupakan sesuatu yang biasa. Pengamat politik Idil Akbar mengatakan, yang harus dijelaskan apa yang ingin diselamatkan oleh KAMI.
Dia mempertanyakan apakah yang dimaksud itu adalah menyelamatkan nilai-nilai kebangsaan atau masalah kepemimpinan nasional saat ini. Pengamat politik Universitas Padjadjaran itu menilai, jika tujuannya yang kedua itu agak overlap.
“"Artinya, kekhawatiran munculnya organisasi ini ketika hanya mengkritik kepemimpinan nasional tidak berbeda dengan yang dilakukan selama ini. Lalu, mereka akhirnya tersudutkan pada anggapan orang-orang yang tidak bisa menerima kekalahan," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (17/8/2020).
(Baca juga: Alasan Din Syamsuddin dkk Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Tugu Proklamasi ).
Sejumlah tokoh yang tergabung dalam KAMI, seperti Din Syamsuddin , Rocky Gerung, Said Didu, dan Ahmad Yani, selama ini getol mengkritik program dan kebijakan pemerintah. Upaya mereka menggaungkan menyelamatkan Indonesia butuh diskusi panjang. "Pembacaan terhadap orang-orang di dalamnya itu oposisi, mengkritisi pemerintahan, dan tidak suka dengan kepemimpinan nasional," ucapnya.
Dia mempertanyakan apakah yang dimaksud itu adalah menyelamatkan nilai-nilai kebangsaan atau masalah kepemimpinan nasional saat ini. Pengamat politik Universitas Padjadjaran itu menilai, jika tujuannya yang kedua itu agak overlap.
“"Artinya, kekhawatiran munculnya organisasi ini ketika hanya mengkritik kepemimpinan nasional tidak berbeda dengan yang dilakukan selama ini. Lalu, mereka akhirnya tersudutkan pada anggapan orang-orang yang tidak bisa menerima kekalahan," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (17/8/2020).
(Baca juga: Alasan Din Syamsuddin dkk Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Tugu Proklamasi ).
Sejumlah tokoh yang tergabung dalam KAMI, seperti Din Syamsuddin , Rocky Gerung, Said Didu, dan Ahmad Yani, selama ini getol mengkritik program dan kebijakan pemerintah. Upaya mereka menggaungkan menyelamatkan Indonesia butuh diskusi panjang. "Pembacaan terhadap orang-orang di dalamnya itu oposisi, mengkritisi pemerintahan, dan tidak suka dengan kepemimpinan nasional," ucapnya.
Lihat Juga :