Alasan Din Syamsuddin dkk Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Tugu Proklamasi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:14 WIB
loading...
Alasan Din Syamsuddin...
Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo hadir bersama sejumlah tokoh dan aktivis dalam acara perumusan maklumat KAMI. Foto/Twitter Syahganda Nainggolan
A A A
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang digagas sejumlah tokoh dan aktivis yang kritis terhadap pemerintah seperti Din Syamsuddin , Gatot Nurmantyo , Syahganda Nainggolan, dan M Jumhur Hidayat , akan dideklarasikan 18 Agustus 2020 di Lapangan Tugu Proklamasi, Jakarta.

Salah seorang Komite Kerja KAMI M Jumhur Hidayat mengungkapkan alasan dipilihnya waktu dan tempat deklarasi tersebut. Menurut Jumhur, Tugu Proklamasi merupakan simbol dari Proklamasi Kemerdekaan RI. "18 Agustus itu kan (rumusan) Pancasila yang kita akui dan sepakati bersama," ujar Jumhur kepada SINDOnews, Rabu (12/8/2020).

Diberitakan sebelumnya, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang berisi sejumlah tokoh yang kritis terhadap pemerintah, akan segera dideklarasikan. Rencananya, deklarasi digelar Selasa, 18 Agustus 2020.(Baca juga: Tidak Ada Nama Amien Rais di KAMI, Kenapa Ya ).

Berdasarkan undangan yang beredar, deklarasi KAMI akan digelar 18 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB di Lapangan Tugu Proklamasi, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat. Para undangan diharap memakai busana keagamaan, kedaerahan, atau batik lengan panjang.(Baca juga: Catat, Ini Waktu dan Tempat Deklarasi KAMI ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved