Pakar IT Anggap Pemilu Layak Diulang jika KPU Tak Mampu Lakukan Ini

Senin, 08 April 2024 - 16:46 WIB
loading...
Pakar IT Anggap Pemilu...
Pakar IT dan Pencipta Robot Pencatat Data penghitungan suara, Hairul Anas Suaidi memberikan saran perbaikan terhadap Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Foto/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Pakar IT dan Pencipta Robot Pencatat Data penghitungan suara, Hairul Anas Suaidi memberikan saran perbaikan terhadap Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Jika tak mampu perbaiki, kata dia, sudah selayaknya pemilu diulang.

Anas menyampaikan bahwa saran sekaligus pandangan ini juga telah disampaikannya dalam kapasistas sebagai saksi fakta paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Pertama, Anas meminta kepada KPU untuk membuka ke publik CSV untuk rekapitulasi manual di setiap jenjang. Kedua, melakukan uji ulang ke publik terhadap C hasil dengan menggunakan OCR atau OMR.

Baca juga: MK Sidangkan PHPU Pilpres 2024, Sekjen KIPP: Pemungutan Suara Ulang Bukan Sesuatu yang Haram

"Kita yang upload C1 bener nggak keluarnya, jangan-jangan sebenarnya OCR itu nggak jalan. Karena cerita dari KPPS itu menyatakan kalo upload sekarang, keluarnya tuh setengah jam lagi," kata Anas dalam diskusi bertajuk 'Membuka Kotak Pandora Sirekap Saksi Bisu Kejahatan Pilpres 2024' yang digelar secara daring, Minggu (7/4/2024).

Ia juga menyarankan agar KPU melakukan perbaikan terhadap c.hasil yang diunggah di Sirekap. Koreksi tersebut harus diunggah kembali ke Sirekap. Jika sudah melakukan perbaikan, KPU wajib memberikan koreksi itu kepada MK sekaligus tiga pasangan calon yang berkontestasi di Pilpres 2024 untuk diperbaiki.

"Jika KPU tidak mengikuti saran-saran kita untuk ini, maka Pemilu layak diulang," ujarnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Sidang Bonjowi, KIP...
Sidang Bonjowi, KIP Periksa KPU hingga Polda Metro Jaya
KPU Gelar Rapat usai...
KPU Gelar Rapat usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
DPD Partai Perindo Jakarta...
DPD Partai Perindo Jakarta Timur dan KPU Bahas Verifikasi Faktual
Rekomendasi
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved