Gembira Beragama, War Takjil, dan Moderasi Beragama

Kamis, 04 April 2024 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Respon masyarakat terhadap fenomena war takjil beragam, ada yang bahagia karena beginilah potret kehidupan beragama masyarakat nusantara yang senantiasa diwarnai kebersamaan dan penuh nuansa kegembiraan. Tapi ada pula yang menganggap sebagai bentuk pencampuradukan ajaran agama. War takjil dianggap sinkretis.

Dalam hukum Islam, harus dibedakan antara ushul (pokok) dan furu' (cabang). Dalam ajaran yang bersifat pokok, tidak dibenarkan mencampuradukkan keyakinan dengan keyakinan atau aspek yang lain. Namun dalam hal furu', bisa dimungkinkan karena adanya kebaruan yang memerlukan pendapat hukumnya. Sementara takjil ini tidaklah masuk dalam ushul maupun furu'. Sehingga jika ada pelibatan nonis tidak akan mengganggu keyakinan.

baca juga: Fenomena Takjil War Viral, Muhammadiyah: Wujud Kerukunan Umat

Takjil di kalangan masyarakat Indonesia dipahami sebagai budaya yang diinisiasi karena adanya perintah Rasul SAW untuk menyegerakan berbuka puasa. Menyegerakan berbuka puasa itu disebut takjil. Namun dalam perkembangannya, terjadi pendefinisian baru takjil. Takjil menjadi bermakna makanan atau hidangan untuk buka puasa.

Tentunya pergeseran makna ini terjadi adalah akibat sifat kelenturan ajaran agama dan budaya nusantara. Betapa ajaran agama akan mengalami pelbagai penyesuaian sebagaimana takjil ini. Mari kita ekspresikan agama dengan penuh keriangan, sehingga umat merasa asyik ketika beragama dan tentunya makin menambah semarak suasana Ramadan.
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
BNPP Catat 5.436 Pelintas...
BNPP Catat 5.436 Pelintas di 15 PLBN, Entikong Paling Padat
Prabowo Bakal Takbiran...
Prabowo Bakal Takbiran di Sumut dan Salat Idulfitri 1447 H di Aceh
Persiapan Salat Idulfitri...
Persiapan Salat Idulfitri 1447 H Kenegaraan di Masjid Istiqlal Dimatangkan, Dihadiri Presiden dan Wapres?
Kemenag Bakal Gelar...
Kemenag Bakal Gelar Pemantauan Hilal Awal Syawal 1447 H di 117 Titik, Ini Lokasinya
Di Nuzullul Quran Kosgoro...
Di Nuzullul Qur'an Kosgoro 1957, Dave: Pengabdian kepada Masyarakat Harus Terus Dilakukan
Ramadan Penuh Makna:...
Ramadan Penuh Makna: Berbagi dan Menjaga Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Pasar Keuangan Berubah...
Pasar Keuangan Berubah selama Ramadan? Pemeriksaan Realitas Berbasis Data
Takjil MIND ID Membuka...
Takjil MIND ID Membuka Ruang Bedah Data Kebijakan Strategis
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved