Sejumlah Trik Polri Urai Kemacetan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
Selasa, 02 April 2024 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga itu dapat mengurangi perlambatan dan volume kendaraan yang melintas, baik itu di jalan tol maupun di jalan arteri. Karena SKB ini berlaku terhadap dua ruas jalan, baik itu jalan tol maupun jalan arteri," ucapnya.
Selain pembatasan kendaraan, Raden Slamet menjelaskan, pihaknya juga memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) seperti contra flow, baik itu contra flow satu lajur, yakni penambahan lajur dari arah barat ke timur di jalan tol Jakarta-Cikampek.
"Itu penambahan satu lajur, bisa nanti tambah dua lajur," ujar Slamet.
Selanjutnya, jika kapasitas jalan sudah penuh atau Volume, Cpacity, and Ratio (VCR) tidak memungkinkan, maka Polri akan menerapkan skema one way, mulai KM 66 sampai Tol Kalikangkung.
"Itu kita one way ke arah timur pada saat arus mudik. Demikian juga sebaliknya pada saat arus balik, itu akan kita one way dari arah timur ke barat, itu sudah kita hitung VCR dari masing-masing kondisi jalan yang ada," katanya.
Selain pembatasan kendaraan, Raden Slamet menjelaskan, pihaknya juga memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) seperti contra flow, baik itu contra flow satu lajur, yakni penambahan lajur dari arah barat ke timur di jalan tol Jakarta-Cikampek.
"Itu penambahan satu lajur, bisa nanti tambah dua lajur," ujar Slamet.
Selanjutnya, jika kapasitas jalan sudah penuh atau Volume, Cpacity, and Ratio (VCR) tidak memungkinkan, maka Polri akan menerapkan skema one way, mulai KM 66 sampai Tol Kalikangkung.
"Itu kita one way ke arah timur pada saat arus mudik. Demikian juga sebaliknya pada saat arus balik, itu akan kita one way dari arah timur ke barat, itu sudah kita hitung VCR dari masing-masing kondisi jalan yang ada," katanya.
Lihat Juga :