Profil Singkat 4 Menteri yang Dipanggil MK dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024

Selasa, 02 April 2024 - 13:28 WIB
loading...
Profil Singkat 4 Menteri...
Profil singkat 4 menteri yang dipanggil Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Foto/MPI.
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi ( MK ) memanggil empat menteri dalam persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ( PHPU ) atau sengketa hasil Pilpres 2024. Berikut profil singkatnya.

Ketua MK Suhartoyo menyebutkan pemanggilan empat menteri ini diperlukan keterangannya dalam sidang lanjutan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 yang akan digelar pada Jumat (5/4/2024).

Baca juga: 4 Menteri Dipanggil MK, Pakar Timnas AMIN Sebut Masalah Bansos Hendak Ditelusuri Hakim

Suhartoyo mengungkapkan, pemanggilan tersebut masuk dalam kategori yang penting didengar MK, bukan berarti MK mengakomodir permohonan pemohon 1 Anies-Muhaimin, atau pemohon 2 Ganjar-Mahfud. Namun ini semata-mata untuk kepentingan para hakim.

Baca juga: Alasan Hakim MK Panggil 4 Menteri Jokowi ke Sidang Sengketa Pilpres 2024

Keempat menteri yang dipanggil tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini profil singkat 4 menteri yang dipanggil MK dalam sidang sengketa Pilpres 2024.

Profil 4 Menteri yang Dipanggil MK

1. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy


Muhadjir Effendy lahir di Madiun, 29 Juli 1956. Muhadjir menjabat sebagai Menko PMK sejak 23 Oktober 2019 pada Kabinet Indonesia Maju pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin.

Muhadjir juga pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla yang menjabat sejak 27 Juli 2016 menggantikan Anies Baswedan.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tiga periode yaitu tahun 2000–2016. Selain itu, Muhadjir adalah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan periode 2015-2020.

Muhadjir meraih gelar sarjana muda di Fakultas Tarbiyah IAIN Malang dan lulus pada tahun 1978. Kemudian dia meraih gelar sarjana pendidikan sosial di IKIP Malang.

Lulusan SD Al-Islam dan PGAN di Madiun ini mengambil gelar S2 program Magister Administrasi Publik di UGM. Setelah itu kuliah S3 program Ilmu-Ilmu Sosial di Universitas Airlangga (Unair).

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


Airlangga Hartarto lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 1 Oktober 1962. Ia adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kabinet Indonesia Maju yang dilantik sejak 23 Oktober 2019 dan menjabat hingga sekarang.

Sebelumnya, Airlangga mengemban tugas sebagai Menteri Perindustrian periode 2016-2019 dalam Kabinet Kerja (reshuffle jilid ke-2). Di samping jabatan pemerintahan, dirinya juga menjadi Ketua Umum Partai Golkar (2017-sekarang).

Airlangga meraih gelar sarjana teknik di jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Lalu lanjut studi di Advanced Management Program (AMP) Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat.

Kemudian ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA), Monash University, Melbourne-Australia. Setelah itu meraih gelar Master of Management Technology (MMT), Melbourne Business School - University of Melbourne Australia.

3. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung pada tanggal 26 Agustus 1962. Sri Mulyani pertama kali menjadi Menteri Keuangan pada 5 Desember 2005 semasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Kemudian pada 1 Juni 2010 Sri Mulyani Indrawati menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Pada tanggal 27 Juli 2016, Sri Mulyani dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan kembali dalam Kabinet Kerja.

Pada 23 Oktober 2019, Sri Mulyani Indrawati terpilih kembali untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan yang ketiga kalinya bagi Sri Mulyani pada kabinet yang berbeda.

Sri Mulyani menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1986).

Ia melanjutkan pendidikannya di University of Illinois Urbana Champaign, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics (1990). Setelah itu ia mendapatkan gelar Ph.D of Economics (1992).

4. Menteri Sosial Tri Rismaharini


Tri Rismaharini lahir di Kediri, 20 November 1961. Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini diangkat menjadi Menteri Sosial sejak tahun 2020 hingga sekarang.

Risma sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya periode 2010-2020. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya, Kelapa Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya ini, dan jabatan lainnya di Surabaya.

Risma menempuh pendidikan di SDN Kediri yang kemudian melanjutkan pendidikan ke SMPN X Surabaya. Setelah itu ia melanjutkan sekolah di SMAN V Surabaya.

Risma menempuh pendidikan tinggi di ITS dan meraih gelar sarjana Arsitektur dan gelar S2 pada program Manajemen Pembangunan Kota.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Respons KPK soal MK...
Respons KPK soal MK Putuskan Hanya BPK Berhak Hitung Kerugian Negara
Aturan Uang Pensiunan...
Aturan Uang Pensiunan DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK: Bikin UU Baru
MK Nyatakan Gugatan...
MK Nyatakan Gugatan Roy Suryo dkk Soal KUHP dan UU ITE Tidak Jelas
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Berita Terkini
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Infografis
Profil 4 Stadion yang...
Profil 4 Stadion yang Menjadi Venue Piala Dunia U-17 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved