KAMI Diklaim Gerakan Moral Berdimensi Politik tapi Bukan Politik Praktis
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga amat terharu sudah terbentuk KAMI di luar negeri. Oleh warga negara Indonesia (WNI) di sana, baik di Amerika Serikat, Australia, KAMI Selandia Baru, KAMI Qatar, KAMI Swiss, dan KAMI Taiwan. Taiwan itu baru tadi malam, dan beberapa negara eropa lainnya," imbuhnya.
Dia berpesan jangan menanggap remeh gerakan yang digagas olehnya dan sejumlah tokoh. Menurutnya, jangan juga menghadapi gerakan ini dengan sikap-sikap yang represif ataupun sinis.
"Jangan anggap remeh kami. Kami telah menyatakan diri dalam sebuah perjuangan yang sungguh-sungguh. Karena kalau itu terjadi, kami justru akan mengencangkan gerakan. Itu dapat dipastikan. Jangan lakukan langkah-langkah itu, kami pejuang yang menyerahkan diri untuk bangsa dan negara ini," paparnya. (Baca juga: Didukung Banyak Pihak, Din Syamsuddin: KAMI Koalisi yang Sangat Majemuk)
Untuk diketahui, KAMI akan mendeklarasikan diri pada Selasa 18 Agustus 2020, di Lapangan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Setidaknya, terdapat 150 tokoh yang telah sepakat dan ikut serta dalam deklarasi ini, mulai dari Rachmawati Soekarnoputri, eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, hingga mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
Dia berpesan jangan menanggap remeh gerakan yang digagas olehnya dan sejumlah tokoh. Menurutnya, jangan juga menghadapi gerakan ini dengan sikap-sikap yang represif ataupun sinis.
"Jangan anggap remeh kami. Kami telah menyatakan diri dalam sebuah perjuangan yang sungguh-sungguh. Karena kalau itu terjadi, kami justru akan mengencangkan gerakan. Itu dapat dipastikan. Jangan lakukan langkah-langkah itu, kami pejuang yang menyerahkan diri untuk bangsa dan negara ini," paparnya. (Baca juga: Didukung Banyak Pihak, Din Syamsuddin: KAMI Koalisi yang Sangat Majemuk)
Untuk diketahui, KAMI akan mendeklarasikan diri pada Selasa 18 Agustus 2020, di Lapangan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Setidaknya, terdapat 150 tokoh yang telah sepakat dan ikut serta dalam deklarasi ini, mulai dari Rachmawati Soekarnoputri, eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, hingga mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
(kri)
Lihat Juga :