Airlangga Dinilai Paling Punya Peluang Pimpin Koalisi Besar
Jum'at, 22 Maret 2024 - 23:33 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai paling punya peluang memimpin koalisi besar. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai paling punya peluang memimpin koalisi besar . Diketahui, lahirnya wacana koalisi besar yang akan mengawal pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mulai ramai diperbincangkan.
Terlebih, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang mengungkapkannya ke publik belum lama ini. Muzani menuturkan bahwa keberadaan koalisi besar sangat penting untuk menyukseskan program-program besar yang akan dijalankan Prabowo-Gibran.
Pengamat politik Dedi Kurnia Syah mengamini lahirnya koalisi besar itu. Dia berpendapat, jika membaca pemerintahan sebelumnya atau yang saat ini sedang berjalan, maka ada kelebihan jika wacana koalisi besar tersebut benar-benar terealisasi.
Baca juga: Golkar: Airlangga Utamakan Koalisi Besar, Rangkul Partai dan Tokoh Politik
"Kelebihan yang dimaksud yakni stabilitas dan efektifitas putusan politik. Sehingga pemerintah dimudahkan dalam menjalankan pekerjaan pembangunan," kata Dedi, Jumat (22/3/2024).
Menurut dia, sangat mungkin peluang koalisi besar itu terwujud. Akan tetapi tentu dengan catatan dilakukan secara proporsional.
Partai pengusung Prabowo-Gibran harus mendapat porsi yang sesuai dengan kinerja politik mereka, utamanya dalam hal pemenangan. "Secara khusus Golkar (mesti mendapat porsi lebih), mengingat Golkar adalah partai terbesar sekaligus representasi Gibran," jelas Dedi.
Terlebih, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang mengungkapkannya ke publik belum lama ini. Muzani menuturkan bahwa keberadaan koalisi besar sangat penting untuk menyukseskan program-program besar yang akan dijalankan Prabowo-Gibran.
Pengamat politik Dedi Kurnia Syah mengamini lahirnya koalisi besar itu. Dia berpendapat, jika membaca pemerintahan sebelumnya atau yang saat ini sedang berjalan, maka ada kelebihan jika wacana koalisi besar tersebut benar-benar terealisasi.
Baca juga: Golkar: Airlangga Utamakan Koalisi Besar, Rangkul Partai dan Tokoh Politik
"Kelebihan yang dimaksud yakni stabilitas dan efektifitas putusan politik. Sehingga pemerintah dimudahkan dalam menjalankan pekerjaan pembangunan," kata Dedi, Jumat (22/3/2024).
Menurut dia, sangat mungkin peluang koalisi besar itu terwujud. Akan tetapi tentu dengan catatan dilakukan secara proporsional.
Partai pengusung Prabowo-Gibran harus mendapat porsi yang sesuai dengan kinerja politik mereka, utamanya dalam hal pemenangan. "Secara khusus Golkar (mesti mendapat porsi lebih), mengingat Golkar adalah partai terbesar sekaligus representasi Gibran," jelas Dedi.
Lihat Juga :