Masyarakat Pro Demokrasi Kecam Kekerasan Aparat terhadap Pengunjuk Rasa di Gedung DPR
Rabu, 20 Maret 2024 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
Dalam peristiwa kekerasan tersebut, kata Dhini M, aparat polisi bertindak arogan dengan memaksa membubarkan massa aksi, yang sejak pukul 18.10 WIB, setelah berbuka puasa bersama, massa memilih bertahan di halaman Gedung DPR, karena masih menunggu delegasi massa yang sedang berdialog menyampaikan aspirasi kepada perwakilan anggota DPR RI yang berlangsung di ruangan Fraksi PDI Perjuangan.
Baca juga: Adian Napitupulu Ajak Peserta Demo Audiensi soal Hak Angket di Gedung DPR
"Setidaknya, sejumlah 47 orang pengunjuk rasa ditangkap, setelah sebelumnya dianiaya dengan cara ditarik, dipukul, ditendang, dan diinjak-injak. Akibatnya, 2 orang pengunjuk rasa dilarikan ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan. Sejumlah orang juga masih ditahan di Polda Metro Jaya. Di lapangan, kami juga menyaksikan pengerahan aparat TNI yang masif dengan menggunakan seragam," ucapnya
Terkait dengan tindakan kekerasan aparat tesebut, masyarakat sipil pro demokrasi menyatakan sikap:
1. Kami mengecam keras tindakan kekerasan dan arogansi aparat keaamanan terhadap pengunjuk rasa. Aparat polisi dan TNI mesti mengedepankan dialog dan cara-cara persuasif dalam menghadapi pengunjuk rasa.
Baca juga: Adian Napitupulu Ajak Peserta Demo Audiensi soal Hak Angket di Gedung DPR
"Setidaknya, sejumlah 47 orang pengunjuk rasa ditangkap, setelah sebelumnya dianiaya dengan cara ditarik, dipukul, ditendang, dan diinjak-injak. Akibatnya, 2 orang pengunjuk rasa dilarikan ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan. Sejumlah orang juga masih ditahan di Polda Metro Jaya. Di lapangan, kami juga menyaksikan pengerahan aparat TNI yang masif dengan menggunakan seragam," ucapnya
Terkait dengan tindakan kekerasan aparat tesebut, masyarakat sipil pro demokrasi menyatakan sikap:
1. Kami mengecam keras tindakan kekerasan dan arogansi aparat keaamanan terhadap pengunjuk rasa. Aparat polisi dan TNI mesti mengedepankan dialog dan cara-cara persuasif dalam menghadapi pengunjuk rasa.
Lihat Juga :