Soal Uji Klinis Vaksin Corona, Pakar Ingatkan Keseimbangan Gas dan Rem
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Nidom menuturkan, uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 adalah sesuatu yang normal sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap hal tersebut.
"Jadi artinya masyarakat melihat ini seharusnya tenang saja bahwa ini memang sebuah yang normal, karena memang sebelum fase klinis satu, dua, dan tiga vaksin itu harus melewati suatu uji preklinis, yaitu diuji dihewan dankebetulan saya bidangnya diuji preklinis," jelasnya.
(Baca: Ahli Kesehatan Masyarakat Ragu Vaksin Corona Selesai Awal Januari)
"Jadi kalau suatu bahan atau vaksin yang tidak lolos di hewan tidak mungkin itu akan dilewatkan ke manusia karena memang pengujian paling penting itu adalah di hewan," sambung Nidom.
Untuk diketahui, vaksin yang sedang dilakukan uji klinis tahap tiga adalah buatan Sinovac Biotech asal China. Sebanyak 1.620 relawan akan mengikuti uji klinis ini. Pemerintah sendiri menargetkan vaksin ini sudah selesai pada awal Januari 2021.
"Jadi artinya masyarakat melihat ini seharusnya tenang saja bahwa ini memang sebuah yang normal, karena memang sebelum fase klinis satu, dua, dan tiga vaksin itu harus melewati suatu uji preklinis, yaitu diuji dihewan dankebetulan saya bidangnya diuji preklinis," jelasnya.
(Baca: Ahli Kesehatan Masyarakat Ragu Vaksin Corona Selesai Awal Januari)
"Jadi kalau suatu bahan atau vaksin yang tidak lolos di hewan tidak mungkin itu akan dilewatkan ke manusia karena memang pengujian paling penting itu adalah di hewan," sambung Nidom.
Untuk diketahui, vaksin yang sedang dilakukan uji klinis tahap tiga adalah buatan Sinovac Biotech asal China. Sebanyak 1.620 relawan akan mengikuti uji klinis ini. Pemerintah sendiri menargetkan vaksin ini sudah selesai pada awal Januari 2021.
(muh)
Lihat Juga :