Menko Hadi Sebut Sengketa Laut China Selatan Belum Temui Titik Terang
Selasa, 19 Maret 2024 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
"Penggunaan laser dan water canon ataupun blokade akses nelayan mengancam stabilitas dan perdamaian di LCS," tandasnya.
Baru-baru ini, di tahun 2023 lalu RRC kembali secara unilateral mengeluarkan peta baru menambahkan satu garis putus-putus menjadi 10 dash line, yang mengklaim seluruh wilayah LCS.
Baca juga: Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
"Di beberapa bagian, garis putus-putus tersebut bahkan tumpang tindih dengan wilayah ZEE kita di Laut Natuna Utara. Peta RRC ini mengundang protes keras dari berbagai negara termasuk Indonesia," pungkasnya.
Baru-baru ini, di tahun 2023 lalu RRC kembali secara unilateral mengeluarkan peta baru menambahkan satu garis putus-putus menjadi 10 dash line, yang mengklaim seluruh wilayah LCS.
Baca juga: Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
"Di beberapa bagian, garis putus-putus tersebut bahkan tumpang tindih dengan wilayah ZEE kita di Laut Natuna Utara. Peta RRC ini mengundang protes keras dari berbagai negara termasuk Indonesia," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :