Terimbas Corona, Belanja APBN 2021 Masih Ekspansif

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Adapun Ketua DPR Puan Maharani menyatakan proyeksi perekonomian nasional pada 2021 dapat tumbuh pada kisaran 4,5–5,5%. Hal itu hanya akan dapat terwujud apabila program pemulihan ekonomi dan sosial yang diselenggarakan pemerintah pada tahun ini berjalan dengan baik, konsisten, tepat sasaran, dan tepat manfaat. (Baca juga: Ilmuwan Jepang Bangunkan Mikroba yang Tertidur Selama 100 Juta Tahun)

“Penyusunan APBN 2021 berada dalam situasi dan kondisi pandemi korona (Covid-19) yang berdampak pada ketidakpastian perekonomian global dan nasional. Oleh karena itu pemerintah mesti dapat memperhitungkan secara cermat berbagai kemungkinan dalam mengantisipasi ketidakpastian di masa yang akan datang serta menyediakan ruang fiskal yang antisipatif sehingga APBN 2021 dapat berjalan dengan efektif,” tandasnya.

Ketua DPP PDIP itu pun memberikan masukan dan penekanan untuk APBN 2021 . Karena APBN merupakan instrumen strategis, dia meminta agar pemerintah lebih fokus terhadap penguatan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan pemulihan sosial masyarakat yang terdampak pandemi.

"Sebagai instrumen yang sangat penting dan strategis bagi penyelenggaraan negara untuk menyejahterakan rakyat, maka APBN 2021 agar dapat diarahkan untuk penguatan bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, pemulihan sosial, transformasi strategis, serta penguatan reformasi," kata Puan.

Sementara itu peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai pemerintah terlalu percaya diri dan ambisius dalam membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi. Padahal, menurut dia, di sisi lain Indonesia masih jauh tertinggal dalam penanganan pandemi korona bila dibandingkan dengan negara lain.

“Apa bisa dari resesi loncat ke 4–5%. Kita tahu belum ada fokus untuk mendorong sektor konsumsi maupun investasi. Realisasi stimulus tahun ini saja masih rendah realisasinya. Rasanya masih sangat rendah kebijakan itu untuk mengembangkan ekonomi di tahun depan,” katanya. (Lihat videonya: Aksi Begal Asusila di Padang, korban Merasa Trauma)

Adapun pengamat ekonomi CORE Piter Abdullah berpendapat, ada konsekuensi yang harus dihadapi ketika anggaran belanja negara jauh lebih besar daripada penerimaan. Maka tidak dapat dimungkiri bahwa tahun depan defisit tersebut harus ditutupi utang dalam jumlah tertentu.

"Utang akan terus meningkat selama pemerintah masih memberikan stimulus pelonggaran pajak sebagai bagian dari bantuan kepada dunia usaha selama wabah. Dan di sisi lain pemerintah masih memberikan banyak bantuan sosial bagi masyarakat terdampak," ujar Piter. (Dita Angga/Kiswondari/Abdul Rochim/Ichsan Amin)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Jebakan Pertumbuhan...
Jebakan Pertumbuhan 5 Persen
Tekanan Fiskal dan Belanja...
Tekanan Fiskal dan Belanja Berkualitas
2026, Waspada dan Prudent
2026, Waspada dan Prudent
Akselerasi Pertumbuhan...
Akselerasi Pertumbuhan dalam Ekonomi Nasional
Kebijakan dan Solusi...
Kebijakan dan Solusi Permasalahan
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Rekomendasi
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
Masih Menjadi Misteri,...
Masih Menjadi Misteri, Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved