Ini Alasan Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden

Selasa, 25 September 2018 - 22:03 WIB
Ini Alasan Din Syamsuddin...
Ini Alasan Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden
A A A
JAKARTA - Din Syamsuddin menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Kedatangan Din untuk melaporkan pengunduran dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog Antaragama dan Peradaban.

Kedatangan Din diterima langsung oleh Jokowi. Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit.

Ditemui usai pertemuan, Din mengatakan Jokowi telah menerima surat pengunduran dirinya. Kepada Jokowi, Din menjelaskan alasan pengunduran dirinya.

"Almahdulillah beliau dapat memahami maksudnya. Saya menyampaikan alasan ini semata-mata untuk kebaikan, kemaslahatan, terutama penunaian tugas dan kegiatan saya selama ini," kata Din di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Din menjelaskan, pengunduran dirinya dalam rangka untuk menjaga netralitas di Pilpres 2019. Sebab, di luar tugasnya sebagai Utusan Khusus Presiden, Din juga aktif memimpin berbagai organisasi. Di antaranya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI hingga Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju.

Din mengatakan, tiap-tiap organisasi tersebut memiliki anggota yang terdiri dari ketua-ketua umum ormas Islam yang memiliki aspirasi berbeda di Pilpres.

"Belum lagi saya ikut juga memimpin Inter Religious Council Indonesia, dewan agama-agama yang umat-umat berbagai agama itu juga memiliki aspirasi berbeda," kata Din.

Alasan lainnya, Din kini juga Masih aktif secara struktural di Muhammadiyah. Meski hanya menjabat sebagai ketua tingkat paling bawah, tingkat ranting, Din menyatakan dirinya harus mengikuti garis organisasi dan tidak terlibat politik praktis.

Jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden, kata Din, justru akan menghalangi upayanya membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk di berbagai organisasi.
(pur)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Bersedia Masuk Kabinet...
Bersedia Masuk Kabinet Jokowi, Prabowo: Kita Sama-sama Mengabdi untuk Merah Putih
Jokowi Dikritik, PPP...
Jokowi Dikritik, PPP Singgung JK Jabat Wapres Sekaligus Dewan Penasihat TKN di Pilpres 2019
Jokowi 6 Kali Reshuffle...
Jokowi 6 Kali Reshuffle Kabinet di Periode kedua 2019-2024
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved