Kemenko Polhukam Sebut Pelaksanaan Pemilu 2024 Secara Umum Berjalan Kondusif

Rabu, 13 Maret 2024 - 18:56 WIB
loading...
Kemenko Polhukam Sebut...
Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam Mayjen TNI Heri Wiranto menyebut pelaksanaan Pemilu 2024 secara umum berjalan kondusif. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyebut pelaksanaan Pemilu 2024 secara umum berjalan kondusif. Meskipun ada permasalahan terjadi, termasuk terkait rekapitulasi suara.

“Hasil pemantauan dan monitoring, tahapan Pemilu secara keseluruhan masih berjalan dengan baik,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam Mayjen TNI Heri Wiranto, Rabu (13/3/2024).

Heri menegaskan Kemenko Polhukam bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan terus memantau tahapan pemilu hingga batas waktu perhitungan suara terakhir pada 20 Maret mendatang.

Baca juga: Resmi Jabat Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto Prioritaskan 2 Pekerjaan Ini

Karenanya, agar proses rekapitulasi oleh KPU dapat selesai tepat waktu pada 20 Maret, Kemenko Polhukam juga terus berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait lainnya untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar.

"Kami akan terus memantau dan mengawal proses pemilu ini agar berjalan dengan baik. Kalau ada temuan-temuan pelanggaran yang harus diselesaikan, tentu ada kewenangan di masing-masing lembaga sesuai UU Pemilu,” ujarnya.

Baca juga: Kawal Penghitungan Suara, Sandiaga Klaim PPP Lolos Ambang Batas Parlemen 2024

Heri mengatakan, tak dapat dipungkiri sejauh ini masih ada sejumlah kerawanan dalam tahapan Pemilu 2024. Heri menyebut, kerawanan-kerawanan itu di antaranya gangguan keamanan dari kelompok tertentu di wilayah Papua dan bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah seperti Demak dan Jakarta.

Meski begitu, Heri memastikan, permasalahan kerawanan-kerawanan tersebut berdasarkan catatan pihaknya telah teratasi dengan baik.

“Yang pertama keamanan karena gangguan dari kelompok-kelompok separatis di Papua, yakni di Paniai, Yahukimo, Puncak Jaya, dan Intan Jaya. Bencana juga seperti banjir di Demak dan Jakarta. Semuanya sudah dilakukan upaya-upaya dan sudah bisa diatasi sehingga Pemilu bisa diselenggarakan,” ujarnya.

Heri menuturkan, secara umum, pemerintah akan mengawal penyelenggaraan pemilu dan memastikan tahapan pemilu berjalan baik sampai batas waktu yang telah ditentukan. Mulai dari mengantisipasi potensi kerawanan pemilu yang bisa terjadi lagi, hingga penyebaran-penyebaran informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Koordinasi yang erat dengan kementerian dan lembaga terkait dilakukan untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan integritas dan transparansi, sebagai wujud nyata dari demokrasi yang sehat dan matang.

“Kita pastikan akan terus memonitoring seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu dan mematikan tahapan pemilu itu dapat berjalan baik. Sehingga diharapkan pada 20 Maret proses penghitungan suara dapat selesai betul-betul bisa dilaksanakan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved