Perempuan dan Aksara

Senin, 11 Maret 2024 - 22:08 WIB
loading...
Perempuan dan Aksara
Foto: Istimewa
A A A
SEKAR MAYANG
Editor dan pengulas buku, hidup di Bali

BELUM lama saya menyimak video pendek (reels) yang menampilkan Rina Nose di acara Mata Najwa. Dalam sketsa tersebut, Rina membawa premis tentang perempuan yang dianggap tidak mau kalah berdebat. Ia memungkas dengan, “Apa benar perempuan tidak mau kalah dalam berdebat, atau laki-laki saja yang tidak punya kemampuan verbal?”

baca juga: Nikahi Wanita Penulis Penulis Novel Erotis, Uskup Spanyol Dilucuti Kekuasaannya

Lantas, saya teringat sebuah ungkapan bahwa perempuan rata-rata mengeluarkan sekitar dua puluh ribu kata dalam satu hari. Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa otak perempuan memang dominan dengan seni dan aksara.Menurut sebagian perempuan, jika dalam satu hari tidak mengoceh sebanyak dua puluh ribu kata, mereka merasa ada yang kurang.

Sementara menurut para peneliti, mengoceh termasuk salah satu media penyaluran emosi. Saya sendiri malah sungguh-sungguh membayangkan para perempuan akan mudah menulis sebuah novel dengan total kata seratus ribuan hanya dalam waktu satu minggu. Nyatanya? Satu hari dapat tiga ribu kata saja sudah luar biasa.

Tak jarang yang berpendapat bahwa menulis itu mudah, semudah menarik napas dan mengembuskannya kembali. Yang mereka lupa bahwa jika jalur napas tidak bagus, menghela udara pun bisa amat merepotkan. Artinya, jika lumbung kita kosong, apa yang mau kita makan? Jika tidak mengunyah jutaan buku, apa yang mau kita tulis. Seorang penulis yang baik tentu tidak mau membuat tulisan yang kosong.

Apa kaitannya dengan perempuan? Tentu saja ini soal sumber daya, baik waktu maupun tenaga. Sama-sama punya dua puluh empat jam dalam satu hari, perempuan lebih merasa kekurangan waktu daripada laki-laki, apalagi jika perempuan itu sudah berumah tangga.

Pagi-pagi sekali ia bangun, menyiapkan segala keperluan anak dan suaminya. Mungkin juga harus mengantar salah satu anaknya ke sekolah dan menjemputnya di siang hari. Di antara waktu jeda mengantar dan menjemput, ia berkejaran dengan waktu menyelesaikan cucian, setrikaan, atau memasak untuk menu makan siang (mungkin plus makan malam).

Siang jelang sore, ia mungkin menemani anaknya bermain atau mengerjakan PR. Atau mungkin punya tugas domestik lain yang belum tuntas, sampai nanti waktunya matahari hendak tenggelam. Malam hari, ia menemani anak-anak tidur, lalu berganti mendampingi suaminya.

baca juga: 6 Penulis Manga Populer yang Sosoknya Misterius

Mungkin, sempat terpikir dirinya ingin ini-itu yang sifatnya pribadi, misalnya membaca buku atau merawat tubuhnya atau pergi jalan-jalan dengan teman-temannya. Namun, semua serasa musnah manakala ia ingat sederet urusan domestik yang mengular tanpa ujung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Kolaborasi PNM dan MES...
Kolaborasi PNM dan MES Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan lewat Program Mba Maya
Rustini Muhaimin Ajak...
Rustini Muhaimin Ajak Perempuan dan Generasi Muda Rawat Ekosistem Alam
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 5: Kelanjutan Kebohongan Jaka Mengguncang Rumah Tangga Mila
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Berita Terkini
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved