Suara PSI Melonjak Tajam, Formappi Anggap Bawaslu Sudah Waktunya Dibubarkan
Senin, 04 Maret 2024 - 20:40 WIB
loading...
Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyindir kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat adanya lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam hasil rekapitulasi nasional sementara. Foto/Farhan
A
A
A
JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyindir kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat adanya lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam hasil rekapitulasi nasional sementara. Pasalnya, Formappi menilai Bawaslu selalu kalah langkah ketika informasi dugaan kecurangan lebih banyak berseliweran dari masyarakat di media sosial.
Peneliti Formappi Lucius Karus mengatakan pihaknya tidak mau berspekulasi atas lonjakan suara PSI tersebut. Ia menegaskan, Formappi tetap menghormati dan patuh atas proses rekapitulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Namun kami berharap Bawaslu hadir untuk memastikan akurasi dan data-data yang disampaikan melalui Sirekap itu bisa dipertanggungjawabkan," ujar Lucius dalam konferensi pers di Kantor Formappi, Jakarta Timur, Senin (4/3/2024).
Baca juga: Lonjakan Suara Tak Masuk Akal PSI, HNW: Semua Tinggal Dibuka Saja dalam Pansus Hak Angket
Formappi memandang kinerja Bawaslu paling naik turun di saat masyarakat mulai meragukan Sirekap dan KPU. "Dari semua itu, yang selalu tidak terlihat kan kerja Bawaslunya. Bawaslu yang melakukan kontrol terhadap penyelenggaraan pemilu justru sembunyi di dalam ruang ruang, tidak jelas kerjanya," ujarnya.
Ia melanjutkan, Formappi menyayangkan kinerja Bawaslu yang selama ini selalu terlambat menyampaikan temuan dugaan pelanggaran Pemilu 2024 dibandingkan publik. Untuk itu, Lucius mengatakan Bawaslu seharusnya bekerja bukan hanya sebagai lembaga yang mengonfirmasi semata.
Peneliti Formappi Lucius Karus mengatakan pihaknya tidak mau berspekulasi atas lonjakan suara PSI tersebut. Ia menegaskan, Formappi tetap menghormati dan patuh atas proses rekapitulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Namun kami berharap Bawaslu hadir untuk memastikan akurasi dan data-data yang disampaikan melalui Sirekap itu bisa dipertanggungjawabkan," ujar Lucius dalam konferensi pers di Kantor Formappi, Jakarta Timur, Senin (4/3/2024).
Baca juga: Lonjakan Suara Tak Masuk Akal PSI, HNW: Semua Tinggal Dibuka Saja dalam Pansus Hak Angket
Formappi memandang kinerja Bawaslu paling naik turun di saat masyarakat mulai meragukan Sirekap dan KPU. "Dari semua itu, yang selalu tidak terlihat kan kerja Bawaslunya. Bawaslu yang melakukan kontrol terhadap penyelenggaraan pemilu justru sembunyi di dalam ruang ruang, tidak jelas kerjanya," ujarnya.
Ia melanjutkan, Formappi menyayangkan kinerja Bawaslu yang selama ini selalu terlambat menyampaikan temuan dugaan pelanggaran Pemilu 2024 dibandingkan publik. Untuk itu, Lucius mengatakan Bawaslu seharusnya bekerja bukan hanya sebagai lembaga yang mengonfirmasi semata.
Lihat Juga :