Suara PSI Mendadak Melejit, MSI Research: Siapa Tokoh Politiknya yang Terkenal?

Minggu, 03 Maret 2024 - 10:26 WIB
loading...
Suara PSI Mendadak Melejit,...
Makara Strategic Insight (MSI Research) menilai melejitnya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada real count pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai sebuah anomali. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Makara Strategic Insight (MSI Research) menilai melejitnya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada real count pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebagai sebuah anomali. Terhitung dalam waktu tiga hari, jumlah suara PSI terus naik bahkan melejit hingga Sabtu 2 Maret 2024.

Direktur Eksekutif MSI Research, Andre Priyanto mengungkapkan pertambahan suara PSI hingga 230.361 suara dalam waktu tiga hari tersebut menjadi kegelisahan publik.

Baca juga: Heran Ledakan Suara PSI, Burhanuddin Muhtadi: Nggak Main-main, Itu Jumlah Sangat Besar

Pasalnya, berdasarkan hasil real count KPU, suara PSI bertambah dari 2.171.907 atau 2,86% pada Kamis 29 Februari 2024 pukul 10.00 WIB menjadi 2.402.268 atau 3,13% pada Sabtu 2 Maret 2024 pukul 15.00 WIB.

"Kegelisahan publik atas lonjakan jumlah suara PSI merupakan hal yang wajar. Coba deh, siapa tokoh politiknya yang terkenal dan benar-benar mumpuni? Belum ada kan? Apalagi di daerah,” ujar Andre, Minggu (3/3/2024).

Andre mengungkapkan lonjakan suara PSI ini bahkan menyalip caleg-caleg dari partai populer lainnya yang justru merupakan tokoh paling diketahui publik. Dibandingkan PSI, caleg populer itu malah terancam tidak masuk Parlemen Senayan.

”Itu tokoh terkenal, lah ini partai yang belum punya tokoh kok, suaranya malah melonjak,” tandas Andre.

Dia melanjutkan dengan menghitung perkiraan rata-rata tambahan suara per TPS, bertambahnya suara PSI sebanyak 203.361 dari 2.240 TPS, rata-rata tambahan suara per TPS yaitu 203.361 suara dibagi 2.240 TPS. Secara persentase, total pertambahan suara PSI yakni 90,7 suara per TPS.

“Ini adalah asumsi kasar bahwa setiap TPS memberikan sekitar 90,7 suara tambahan bagi PSI dalam rentang waktu tersebut. Tentu saja, faktor-faktor seperti kepadatan penduduk, lokasi TPS, dan faktor-faktor demografis lainnya mungkin saja memengaruhi distribusi suara secara tidak merata di antara TPS,” jelas Andre.

Seperti diketahui, berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 414 ayat (1) disebutkan bahwa ambang batas parlemen (parliamentary threshold) paling rendah 4% dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan kursi anggota DPR.

Baca juga: Selain PSI, Partai Gelora Juga Alami Lonjakan Suara di Sirekap

“Partai politik peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR,” demikian bunyi Pasal 414 ayat (1).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Grace Natalie Instruksikan...
Grace Natalie Instruksikan Ahmad Ali Tidak Kaitkan dengan PSI
Grace Natalie Sebut...
Grace Natalie Sebut Pernyataan Ahmad Ali Atas Instruksinya Langsung
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rekomendasi
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Berita Terkini
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved