Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Temukan Kecacatan Suara Partai Perindo di Sirekap

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:47 WIB
loading...
Aliansi Pemuda Kawal...
Aliansi Pemuda Kawal Pemilu dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024). Foto/Giffar Rivana/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aliansi Pemuda Kawal Pemilu menemukan kecacatan dalam website Sirekap besutan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu partai politik (parpol) yang terkena dampaknya adalah Partai Perindo yang suaranya mengalami naik turun setiap jamnya.

Suara tersebut sesuai dengan data real count KPU pada 27 Februari 2024 yang memperlihatkan suara Partai Perindo yang mengalami naik turun karena adanya inkonsistensi dalam website Sirekap.

Pada 27 Februari 2024 pukul 17.00 WIB suara Partai Perindo sebanyak 969.917 (1,28%). Namun satu jam kemudian mengalami penurunan suara yakni 965.148 (1,28%) pada 18.00 WIB.

Baca juga: Bawaslu Minta KPU Hentikan Publikasi Sirekap

Satu jam kemudian, naik kembali menjadi 959.959 (1,27%) pada pukul 19.00 WIB. Kemudian, turun kembali pada 20.00 WIB menjadi 951.618 (1,26%).

Kemudian, menurut Ikhlas Ade Putra Koordinator Aliansi Pemuda Kawal Pemilu, mengungkapkan bahwa perolehan suara partai politik dalam situs web Sirekap yang mengalami kecacatan itu, pihaknya mendesak KPU RI untuk mengkaji ulang penggunaan website guna bisa memberikan informasi yang paten tentang suara Pileg 2024.

"Bahwa dari rekapan hari, perjampun itu ada yang naik, ada yang turun dalam data tersebut. Maka dari itu kita coba mengkaji ada apa di balik ini. Ternyata Sirekap ini sangat nggak efektif, mungkin KPU bisa mengevaluasi kembali terkait dengan sistem ini," kata Ikhlas dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

Ikhlas menilai bahwa KPU tidak siap dalam penyelenggaraan Pemilu kali ini. Padahal menurut data ICW, kata dia, KPU mendapatkan anggaran sekitar Rp3,5 miliar untuk pengembangan website Sirekap.

"KPU juga lembaga independen, mendapat anggaran dari negara yang snagat besar sekitar Rp3,5 miliar dari data ICW," ucap Ikhlas.

"Kami meminta juga Bawaslu RI melakukan fungsi pengawasan secara optimal dan merekomendasikan penghentian penggunaan Sirekap," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Rekomendasi
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved