alexametrics

Alasan Demokrat Tak Hadiri Deklarasi Prabowo-Sandiaga

loading...
Alasan Demokrat Tak Hadiri Deklarasi Prabowo-Sandiaga
Rapat majelis tinggi yang digelar sekitar pukul 08.00 WIB tadi dijadikan alasan Demokrat untuk tak menghadiri deklarasi Prabowo-Sandiaga Uno. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Rapat majelis tinggi yang digelar sekitar pukul 08.00 WIB tadi dijadikan alasan Partai Demokrat untuk tidak menghadiri deklarasi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pasalnya, saat deklarasi Prabowo-Sandiaga, Partai Demokrat belum mengeluarkan keputusan arah politiknya untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Adapun rapat majelis tinggi Partai Demokrat yang selesai pukul 10.00 WIB tadi baru memutuskan mendukung Prabowo-Sandiaga sebagai pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres).

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengakui bahwa deklarasi Prabowo-Sandiaga digelar kemarin malam. Sedangkan rapat majelis tinggi Partai Demokrat, kata dia, digelar pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB.

"Karena itu pengambil keputusan tertinggi, jadi tidak mungkin kami datang sebelum majelis tinggi," ujarnya di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Setelah rapat majelis Tinggi Partai Demokrat, Prabowo menyambangi Rumah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jalan Kuningan Timur VII, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kehadiran Prabowo ke Rumah SBY itu sebelum yang bersangkutan mendaftar ke KPU.

"Seluruh partai kami tanda tangan di Kuningan. Saya tanda tangan, Pak SBY tanda tangan," katanya.

Dia melihat kehadiran Prabowo di Rumah SBY tadi menggambarkan bahwa Mantan Danjen Kopassus itu negarawan.

"Bisa mendatangi seniornya, sahabatnya. Saya kira bersilaturahim seperti itu bagus. Waktu beliau datang, kami juga datang. Pagi tadi sambil mau lewat ke KPU dan salat di Sunda Kelapa mampir di Kuningan. Sekali jalan," katanya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak