Alasan Gerindra Pecat M Taufik karena Prabowo Kalah di Jakarta saat Pilpres 2019

Selasa, 07 Juni 2022 - 14:55 WIB
loading...
Alasan Gerindra Pecat...
Wakil Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto mengungkap sejumlah alasan yang mendasari pihaknya menjatuhkan sanksi pemberhentian atas keanggotaan M Taufik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra , Wihadi Wiyanto mengungkap sejumlah alasan yang mendasari pihaknya menjatuhkan sanksi pemberhentian atas keanggotaan M Taufik . Salah satu alasannya, berkaitan dengan kekalahan Prabowo Subianto di DKI Jakarta pada Pilpres 2019 kemarin.

"Saudara M Taufik selaku kader Gerindra, dalam kedudukannya sebagai unsur pimpinan pada kepengurusan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, serta pada DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra nyatanya telah gagal dalam menjalankan amanah partai terkait dengan kalahnya perolehan suara pasangan Prabowo-Sandi di DKI Jakarta pada Pilpres 2019," ujar Wihadi, Selasa (7/6/2022). Baca juga: Gerindra Resmi Pecat M Taufik dari Keanggotaan Partai



Selain itu, di bawah kepemimpinan Taufik, Partai Gerindra justru tidak memiliki kantor tetap DPD Provinsi DKI Jakarta sebagaimana Kantor DPD di daerah lainnya.

"Kita partai besar, masa kantornya pindah-pindah. Itu salah satu ketidakloyalannya," jelasnya.

Persoalan lain yang menjadi pertimbangan MKP Partai Gerindra memberikan sanksi pemberhentian ini, lantaran masih ada kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah DKI yang melilitnya. Baca juga: M Taufik Dukung Capres di Luar Prabowo, Gerindra: Itu Urusan Dia

"Ada beberapa kasus korupsi yang masih berjalan prosesnya dan diperiksa oleh KPK," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Berita Terkini
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Infografis
Staycation di Jakarta...
Staycation di Jakarta ini, Tak Kalah Seperti di Maldives
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved