Pemerintah Harus Beri Kepastian Langkah Penanganan Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 - 22:02 WIB
loading...
Pemerintah Harus Beri...
Penyaluran bansos kepada warga terdampak Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah ketidakpastian global dan nasional sebagai dampak pandemi Covid-19 , pemerintah tetap harus memberi kepastian, terutama terkait langkah penanganan pagebluk Covid-19 ini. Jika tidak ada kepastian dari pemerintah, masyarakat atau warga negara akan bertindak sendiri-sendiri.

Menurut Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin Al Rahab, jika ruang gerak warga negara atau masyarakat dibatasi pemerintah, harus ada kompensasi yang diberikan.

"Harus ada kepastian, misalnya diberikan bantuan pangan. Bantuan pangannya mesti pasti diberikan, (lalu) bantuan usaha, sekarang sudah mulai dikemukakan secara publik, bagaimana praktiknya kita lihat. Sehingga hak-hak ekonomi, keberlangsungan hidup warga negara dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terjamin. Paling tidak ada kepastian bahwa hal-hal itu bisa terpenuhi secara minimal," papar Amiruddin dalam Forum Diskusi Salemba bertema 'Penegakan HAM di Tengah Pandemi Covid-19' yang digelar Policy Center ILUNI UI , Kamis (13/8/2020).(Lihat Juga Foto: Forum Merdeka Barat 9: Budaya Baru Agar Pandemi Berlalu ).

Amiruddin mengatakan, kondisi yang dihadapi saat ini memang membuat semua pihak terdadak. Tetapi, lanjutnya, seterdadak apa pun pemerintah memiliki kewajiban berdasarkan UU untuk terus-menerus melindungi dan memenuhi hak asasi manusia. "Dalam kondisi Covid ini, terutama tentu hak kesehatan dan hak asasi kebutuhan pangan, jangan sampai kebutuhan pangan ini hilang di pasaran," ujarnya.(Baca juga: Komnas HAM: Pemerintah Semakin Baik dalam Penanganan dan Keterbukaan Data COVID-19 ).

Sementara, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Taufik Basari yang juga menjadi narasumber dalam diskusi daring tersebut mengatakan, pihaknya tetap mendesak agar pemerintah tidak gamang dan melakukan kalkulasi yang tepat dalam hal mengantisipasi kemungkinan yang paling terburuk. Pemerintah juga harus terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. Jangan kemudian merasa yang paling benar adalah pemerintah sendiri. Kalau ada yang keliru, harus diperbaiki.

"Yang paling pasti adalah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terburuk yang terjadi, dan merupakan tugas dari DPR untuk melakukan pengawasan atau menyiapkan legislasinya ataupun juga menyusun anggarannya," kata pria yang akrab disapa Tobas tersebut.(Baca juga: Anggota Fraksi Nasdem Ini Positif COVID-19, Tanpa Rasakan Gejala ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Komnas HAM Ungkap 5...
Komnas HAM Ungkap 5 Pelanggaran HAM Aparat Negara di Kasus Andrie Yunus
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Gelar Konser Amal, 100...
Gelar Konser Amal, 100 Musisi Heal Sumatra Salurkan Bantuan Rp17 Miliar untuk Korban Bencana
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved