Wacana Hak Angket DPR Kecurangan Pemilu 2024, Menko Polhukam Buka Suara
Kamis, 22 Februari 2024 - 13:34 WIB
loading...
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (22/2/2024). FOTO/MPI/WIDYA MICHELLA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ( Menko Polhukam ) Hadi Tjahjanto menanggapi wacana penggunaan hak angket DPR terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024. Hadi belum bisa memastikan adanya penggunaan hak penyelidikan oleh DPR tersebut.
"Ya masih kita lihat dulu, belum, belum ada," kata Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (22/2/2024).
"Belum, belum ada itu," katanya.
Hadi mengklaim situasi pascapemilu 2024 tenteram dan kondusif. Ia yakin suasana aman dan damai akan terjaga dari pengumuman hasil pemilu kemudian sampai pelantikan presiden dan wapres terpilih.
"Situasi saat ini adem ayem tentram dan stabilitas. Beliau gus yahya sangat setuju sehingga seluruh proses pembangunan bisa berjalan dengan baik dan dirasakan masyarakat sangat kondusif ini," katanya.
Menurut Menko Polhukam, dirinya telah bertemu dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengetahui kondisi keamanan. Situasi kondusif haru dijaga dengan baik sampai akhir tahun nanti.
"Ya masih kita lihat dulu, belum, belum ada," kata Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (22/2/2024).
"Belum, belum ada itu," katanya.
Hadi mengklaim situasi pascapemilu 2024 tenteram dan kondusif. Ia yakin suasana aman dan damai akan terjaga dari pengumuman hasil pemilu kemudian sampai pelantikan presiden dan wapres terpilih.
"Situasi saat ini adem ayem tentram dan stabilitas. Beliau gus yahya sangat setuju sehingga seluruh proses pembangunan bisa berjalan dengan baik dan dirasakan masyarakat sangat kondusif ini," katanya.
Menurut Menko Polhukam, dirinya telah bertemu dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengetahui kondisi keamanan. Situasi kondusif haru dijaga dengan baik sampai akhir tahun nanti.
Lihat Juga :