Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud akan Buktikan Kecurangan Pilpres di MK

Senin, 19 Februari 2024 - 16:47 WIB
loading...
Tim Pembela Demokrasi...
Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto mengatakan, Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud akan membuktikan keterlibatan penguasa dalam Pilpres 2024. Foto/MPI/achmad al fiqri
A A A
JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kejanggalan selama proses Pilpres 2024. Nantinya, Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud akan bekerja secara diam-diam (silent).

Tujuannya, untuk mengungkap bukti dugaan kecurangan Pemilu 2024. "Kerja tim hukum yang kami sebut sebagai Tim Pembela Demokrasi dan Keadilan Ganjar-Mahfud ini lebih bersifat silent, menemukan suatu bukti terhadap berbagai indikasi kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif akibat campur tangan kekuasaan," ujar Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto di Gedung TPN, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024).

Hasto menyampaikan pembentukan tim itu didasari atas arahan para pimpinan partai pendukung Ganjar-Mahfud. Tim itu juga dipimpin oleh Todung Mulya Lubis dan Henry Yosodiningrat. Tak hanya itu, tim itu juga akan diisi oleh para pakar yang berkompeten di bidangnya.

Baca juga: Terkait Pilpres 2024, Todung Mulya Lubis dan Henry Yosodiningrat Pimpin Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud

"Kami sangat mengapresiasi keterlibatan dari para pakar yang memberikan sumbangsihnya pada kerja dari tim hukum tersebut. Sehingga, seluruh proses litigasi ke Mahkamah Konstitusi (MK) dipersiapkan dan banyak pakar yang bergabung. Termasuk, ada yang mampu mengukur behaviour dari aspek keterlibatan-keterlibatan kekuasaan yang kemudian mencederai proses demokrasi itu sendiri," imbuhnya.

Kendati demikian, Hasto menyampaikan agar publik dapat bersabar menunggu kerja dari tim khusus tersebut. Sekjen PDIP ini mengaku telah mendapat laporan dari daerah dan akan siapkan saksi untuk proses gugatan sengketa pemilu di MK. "Kami mendapat banyak laporan dari daerah-daerah yang nanti juga akan siap menjadi saksi dalam proses di MK," tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Rekomendasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Berita Terkini
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved