Pandemi Corona, Gaia Parenting Ajak Ibu Muda Belajar lewat Komunitas
Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kondisi saat ini membuat para ibu cukup kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan," kata Ilzam Nuzulul Hakiki, Co-Founder Gaia Parenting, selaku penggagas komunitas, Kamis (13/8/2020).
"Hal ini dikarenakan ada anjuran beberapa instansi agar tidak ker rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan bila tidak ada kegawat daruratan. Diharapkan dengan adanya Komunitas Belajar para Ibu bersama Dokter Spesialis, para ibu masih tetap mendapat informasi yang akurat dan aman dari rumah," tambahnya.
Saat ini terdapat lonjakan signifikan peserta kelas selama 5 bulan terakhir, dimana telah mencapai angka 5.000 member komunitas yang bergabung dari beberapa kelas. Selain itu telah bergabung Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Konsultan Laktasi, Dokter Spesialis Anak, Vaksinolog, Dokter Spesialis Gigi Anak dan Dokter Spesialis Anak Konsultan Imunulogi dan Alergi.
Di tahun 2019, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan mencatat bahwa angka kejadian Stunting (kerdil) di Indonesia masih cukup tinggi di angka 30,8%, underwight (gizi kurang) 16,29% dan wasting (kurus) sebesar 7,44%.
"Hal ini dikarenakan ada anjuran beberapa instansi agar tidak ker rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan bila tidak ada kegawat daruratan. Diharapkan dengan adanya Komunitas Belajar para Ibu bersama Dokter Spesialis, para ibu masih tetap mendapat informasi yang akurat dan aman dari rumah," tambahnya.
Saat ini terdapat lonjakan signifikan peserta kelas selama 5 bulan terakhir, dimana telah mencapai angka 5.000 member komunitas yang bergabung dari beberapa kelas. Selain itu telah bergabung Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Konsultan Laktasi, Dokter Spesialis Anak, Vaksinolog, Dokter Spesialis Gigi Anak dan Dokter Spesialis Anak Konsultan Imunulogi dan Alergi.
Di tahun 2019, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan mencatat bahwa angka kejadian Stunting (kerdil) di Indonesia masih cukup tinggi di angka 30,8%, underwight (gizi kurang) 16,29% dan wasting (kurus) sebesar 7,44%.
(maf)
Lihat Juga :